Densus 88 Geledah FISIP UR

Ketua Pepatri Riau Nyatakan Busur dan Anak Panah yang Disita Densus 88 di Unri Milik Mapala

"Sebab setelah kita selidiki ternyata itu milik adek-adek Mapala untuk latihan,"

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Gedung Gelanggang Mahasiswa Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UR dipasangi garis polisi, Sabtu (2/6/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Ketua Persatuan Panahan Tradisional (Pepatri) Riau Urip Rianto Ibo menyatakan 2 busur dan anak panah yang diamankan Densus 88 di Universitas Riau tidak ada hubungannya dengan diduga pelaku.

"Sebab setelah kita selidiki ternyata itu milik adek-adek Mapala untuk latihan,"ujar Urip Rianto kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (3/6/2018).

Apalagi sekarang panahan tradisional sudah mendunia.

Dan setiap fakultas di Universitas Riau rata-rata memiliki busur untuk olahraga dan latihan.

Baca: Tak Hanya 4 Bom Aktif, Densus 88 Amankan Senapan Hingga Granat Tangan di Kampus UR

Baca: Kapolda: 3 Orang Terduga Teroris Bersama 4 Bom Siap Ledak Diamankan dari Kampus UR

Baca: Geledah Fisip UR, Densus 88 Bawa 3 Ransel dan 2 Ember Cat

"Jadi busur itu milik Mapala dan tidak ada kaitannya dengan pelaku," ucap Urip.

Kemudian tambah Urip, teman-teman pemilik busur mengadu kepadanya terkait hal itu.

"Dan saya nyatakan itu tidak ada masalah. Yang terpenting siapkan sertifikat dan piagam serta medali kalau diminta keterangan oleh polisi," ungkap Urip.

Oleh karena itu kepada seluruh pengerajin panahan jelas Urip, setiap pembeli harus didata dan minta pernyataan sikap memang digunakan untuk olahraga. (*)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved