Rokan Hulu

Satreskrim Polres Rohul Ringkus Tiga Komplotan Curas Spesialis Alat Berat

Tim Buser Satuan Reskrim Polres Rohul berhasil ringkus tiga dari lima terduga komplotan Curas atau rampok spesialis Alat Berat.

Satreskrim Polres Rohul Ringkus Tiga Komplotan Curas Spesialis Alat Berat
Tribun Pekanbaru/Dony
Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil ringkus tiga dari lima terduga komplotan Pencurian dengan kekerasan (Curas) atau rampok spesialis Alat Berat. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil ringkus tiga dari lima terduga komplotan Pencurian dengan kekerasan (Curas) atau rampok spesialis Alat Berat.

Dimana, Ketiganya sudah diamankan dimapolres Rohul untuk dilakukan pengembangan dan penindakan lebih lanjut, sementara dua lainnya masih dalam buruan.

Baca: Ingin Mengadu Soal THR? Laporkan Saja, Disnaker Mulai Buka Posko Pengaduan Pelanggaran THR

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M. Si‎, mengungkapkan, tiga pelaku perampokan spesialis alat berat ini berhasil diamankan diantaranya, JS, PS dan MS.

Ia menambahkan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : Lp/19/V/2017/Riau/ Res Rohul/ Sek Kepenuhan tanggal 27 Mei 2018, JS dan MS terlibat dalam aksi pencurian komponen alat berat disertai perampokan di wilayah hukum Polsek Kepenuhan.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M. Si mengungkapkan, aksi perampokan dengan pelapor Rudini (29) warga Pasir Pandak, Kecamatan Kepenuhan itu terjadi pada Sabtu (26/5/2018) sekitar pukul 16.00 WIB sore.

Baca: Inilah Perkiraan Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing 2018

"Pada saat itu Operator, Armen meninggalkan alat berat milik orangtua Rudini karena dalam keadaan rusak. Alat tersebut ditinggalkan di kebun kelapa sawit, dan dijaga oleh tiga orang yakni Suratman, Sujono dan Wahyu," katanya, Minggu (3/6/2018).

Keesokan harinya, tambahnya, Rudini mendapat kabar dari penjaga alat berat, bahwa komponen alat berat milik orangtuanya sudah dipreteli dan dibawa kabur oleh komplotan pelaku yang belum diketahui identitasnya.

"Berdasarkan keterangan ketiga penjaga, pelaku pencurian itu berjumlah 6 orang. Mereka menyekap penjaga dan membawa kabur komponen alat berat. Bukan hanya itu, ketiga penjaga juga sempat diancam akan ditembak jika berontak," imbuhnya.

Baca: Seperti Proses Lembaga Keuangan, Seleksi Jamkrida Juga Melalui OJK

Dari aksi Perampokan itu, pera pelaku berhasil menggondol komponen alat berat berupa pompa hidrolik, 1 set Trapel motor, 1 set handel tangan, 1 set sentral join, peralat mekanik dan handpone pera penjaga.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved