BPN Sebut Program Sertifikat Tanah Gratis Selain kepada HGU

Pemberian sertifikat tanah dari Pemerintah pusat tidak semata-mata untuk masyarakat miskin saja.

BPN Sebut Program Sertifikat Tanah Gratis Selain kepada HGU
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabid Pendataan Tanah Kanwil BPN Riau Ahmad Saleh Mardani mengatakan pemberian sertifikat tanah dari Pemerintah pusat tidak semata-mata untuk masyarakat miskin saja namun ada juga untuk koperasi, KUD dan yang memiliki badan hukum lainnya.

Sehingga pemberian sertifikat bagi masyarakat yang mengatasnamakan koperasi menurutnya sah, selain pemberian sertifikat itu pada lahan Hak Guna Usaha (HGU) Perusahaan sebagaimana temuan anggota DPRD Riau di Pelalawan.

"Sasarannya pemberian sertifikat itu ada badan hukum ada koperasi dan koperasi lainnya dan masyarakat miskin. Desa lengkap kalau memang masuk dalam wilayah yang ditetapkan sebagai Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), " ujar Saleh kepada Tribunpekanbaru.com.

Sedangkan Prona baru program khusus masyarakat miskin saja sedang PTSL tidak hanya khusus masyarakat miskin melainkan banyak aspek, bahkan termasuk untuk sertifikasi rumah ibadah.

"Sekarang apa saja boleh kecuali HGU. Kalau Prona memang khusus masyarakat miskin," ujar Saleh.

Baca: Ada Pasar Murah di Kampar, Digelar di 8 Kecamatan Bergiliran

Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan tahun 2018 ini sebanyak 155 Ribu sertifikat tanah akan dikeluarkan di Provinsi Riau.

Menurut Kabid Pendataan Tanah Kanwil BPN Riau Ahmad Saleh Mardani Senin (19/3). Menurutnya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 sebanyak 155 Ribu yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-Riau.

"Tahun ini ditargetkan 155 Ribu sertifikat yang dikeluarkan, "ujar Saleh Mardani.

Menurut Mardani dari 155 Ribu ini termasuk didalamnya sertifikat bagi Rumah ibadah di Provinsi Riau sebagaimana target dari Presiden RI

"Sarana peribadatan di Riau disertifikasi target Presiden. Sekarang masih dalam proses pendataan di lapangan sehingga kita belum dapat memastikan berapa banyak untuk rumah ibadah yang disertifikat, "ujarnya.

Baca: Curahan Hati THL Pemko Pekanbaru yang Tak Dapat THR, Sedih Rasanya Bang

Selain tahun 2018 tahun 2017 lalu di Riau sendiri sudah menerbitkan sebanyak 140 ribu sertifikat dalam kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tersebut.

" Tahun lalu itu ada sebanyak 140 ribu dan penerima ini berbagai macam ada Prona khusus masyarakat miskin, ada Sertifikat perikanan budidaya, Perikanan tangkap, UKM dan Transmigrasi, "jelas Mardani.

Untuk penetapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ini sendiri menurut Saleh Mardani BPN menetapkan daerah penerima dan dilakukan melalui penilaian dari BPN.

"Selain yang sudah bersertifikat dan selain kawasan hutan dan sengketa diterbitkan sertifikat. Ini dibantu pemerintah dan terpenting lagi sebagai persyaratan ada bukti kepemilikan dan jelas tanda batas tanah," ujarnya. (*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved