Padang

Sabu Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar Berhasil Diungkap, Kurirnya Penyiar Radio 

Selama berada di Padang, tersangka ini berpindah-pindah hotel untuk mengamankan barang bukti sabu agar tak tercium pihak kepolisian.

Sabu Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar Berhasil Diungkap, Kurirnya Penyiar Radio 
tribunpekanbaru/rikisuardi
Aparat kepolisian Polda Sumbar berhasil menangkap seorang mahasiswa di Serang, Provinsi Banten, yang diduga menjadi kurir sabu di sebuah kamar hotel, di Jalan Sudirman, Kota Padang, Jumat (1/6/2018) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Tak tanggung-tanggung, berat sabu yang diamankan dari tangan kurir berinisial CRT itu berjumlah 5 kilogram 

Tersangka berusia 27 tahun itu tinggal di Kompleks PCI Blok D 39, No09, RT004/RW005, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

"Tersangka ini membawa sabu tersebut dari Pekanbaru ke Padang. Sabu itu berasal dari Malaysia. Namun siapa orang yang membawanya dari Malaysia ke Riau, itu masih dikembangkan, karena tersangka ini tak mengetahuinya. Dia hanya ambil di Pekanbaru dan dibawa ke Padang," ujarnya.

Tersangka masuk ke Padang pada Senin (27/5/2018) dan menginap disebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk.

Selama berada di Padang, tersangka ini berpindah-pindah hotel untuk mengamankan barang bukti sabu agar tak tercium pihak kepolisian.

"Awalnya di Hayam Wuruk, kemudian pindah ke Hotel inisial A Jalan Sudirman, setelah itu pindah lagi ke hotel yang juga berada di Jalan Sudirman, dan pada 1 Juni pindah lagi ke Hotel A. Di hotel inilah tersangka kami tangkap, yaitu di kamar 712," ungkap Kapolda.

Rencananya, lanjut Kapolda, sabu itu akan dibawa ke Jakarta pada Jumat siang kemarin.

Untuk mengelabui petugas bandara, tersangka pun sudah mengamankan sabu tersebut ke dalam kemasan makanan ringan.

Bahkan, tersangka juga mempres bungkusan makanan tersebut.

Jumpa pers pengungkapan sabu 5 kilogram yang dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, di Mapolda Sumbar, Senin (4/6/2018) ()
Jumpa pers pengungkapan sabu 5 kilogram yang dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, di Mapolda Sumbar, Senin (4/6/2018) () (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Pasca Penggeledahan di Kampus UR, Satu Orang Ditetapkan Tersangka, Terindikasi Masuk Jaringan JAD

Baca: 5 Tim Favorit Juara Piala Dunia 2018: Akankah Messi Berhasil Menjuarai Piala yang Diimpikannya?

"Bungkusan sabu yang ada dalam kemasan makanan ringan itu disimpan tersangka di dalam dua tas koper yang di tutup dengan pakaian. Saat ditangkap, tersangka sempat berkilah. Namun begitu ditemukan ada sabu, barulah tersangka mengakui perbuatannya," tutur Kapolda.

Mantan Kapolda Kalteng itu menyebut bahwa pengungkalan sabu ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk dua minggu sebelum Ramadan.

Halaman
123
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved