News

VIDEO: Polda Sumbar Amankan 5 Kg Sabu dari Seorang Mahasiswa Asal Banten

"Tersangka ini membawa sabu tersebut dari Pekanbaru ke Padang. Sabu itu berasal dari Malaysia. Namun siapa orang

TRIBUNPADANG.com, PADANG - Aparat kepolisian Polda Sumbar berhasil menangkap seorang mahasiswa di Serang, Provinsi Banten, yang diduga menjadi kurir sabu di sebuah kamar hotel, di Jalan Sudirman, Kota Padang, Jumat (1/6/2018) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Tak tanggung-tanggung, berat sabu yang diamankan dari tangan kurir berinisial CRT itu berjumlah 5 kilogram, dan menjadi sejarah, karena merupakan pengungkapan sabu terbesar sejak Polda Sumbar didirikan pada 21 Agustus 1945.

Baca: Kurir 5 Kg Sabu yang Ditangkap Polda Sumbar Juga Seorang Penyiar Radio di Serang

Baca: 5 Kg Sabu Diamankan Polda Sumbar dari Seorang Mahasiswa

"Ini pengungkapan terbesar sejak Mapolda Sumbar ini didirikan," kata Dirnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS, kepada tribunpadang.com usai jumpa pers pengungkapan sabu 5 kilogram di Mapolda Sumbar, Senin (4/6/2018)

Jumpa pers pengungkapan sabu terbesar itu dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal. Dalam jumpa pers tersebut, penyidik Ditnarkoba Polda Sumbar juga menghadirkan tersangka, beserta barang bukti dihadapan media.

Kapolda menyebut, tersangka juga merupakan seorang penyiar radio di Serang.

Tersangka berusia 27 tahun itu tinggal di Kompleks PCI Blok D 39, No09, RT004/RW005, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Baca: Video Bocah Kayuh Sepeda Sejauh 210 Km, Kisah Anak Pesantren Ini Bikin Iba

Baca: Tantang Atlet Panahan Bertanding di Siang Ramadan, 52 Atlet Riau Ambil Bagian dari 10 Klub

"Tersangka ini membawa sabu tersebut dari Pekanbaru ke Padang. Sabu itu berasal dari Malaysia. Namun siapa orang yang membawanya dari Malaysia ke Riau, itu masih dikembangkan, karena tersangka ini tak mengetahuinya. Dia hanya ambil di Pekanbaru dan dibawa ke Padang," ujarnya.

Tersangka masuk ke Padang pada Senin (27/5/2018) dan menginap disebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk.

Selama berada di Padang, tersangka ini berpindah-pindah hotel untuk mengamankan barang bukti sabu agar tak tercium pihak kepolisian.

"Awalnya di Hayam Wuruk, kemudian pindak ke Hotel inisial A Jalan Sudirman, setelah itu pindah lagi ke hotel yang juga berada di Jalan Sudirman, dan pada 1 Juni pindah lagi ke Hotel A. Di hotel inilah tersangka kami tangkap, yaitu dikamar 712," ungkap Kapolda.

Rencananya, lanjut Kapolda, sabu itu akan dibawa ke Jakarta pada Jumat siang kemarin.

Untuk mengelabui petugas bandara, tersangka pun sudah mengamankan sabu tersebut ke dalam kemasan makanan ringan. Bahkan, tersangka juga mempres bungkusan makanan tersebut.

Baca: Jatuh Tempo Pajak Kendaraan Saat Cuti Lebaran, Bagaimana Bayarnya? Ini Penjelasan Bapenda

Baca: Usai Meninggalnya Razan Najjar, Beredar Foto Tentara yang Diklaim Telah Menembaknya, Seorang Wanita?

"Bungkusan sabu yang ada pada kemasan makanan ringan itu disimpan tersangka di dalam dua tas koper yang di tutup dengan pakaian tersangka.

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved