Idul Fitri 1439 H

Mau Mudik, Peserta JKN-KIS di Dumai Tak Perlu Khawatir

Para Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Dumai tetap bisa mengakses layanan kesehatan saat mudik.

Tribunpekanbaru
Arus mudik lebaran 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAIKOTA - Para Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Dumai tetap bisa mengakses layanan kesehatan saat mudik Idul Fitri 1439 H.

Mereka bisa mendapat layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di kota tujuan mudik.

Mereka bisa dapat layanan kesehatan walau tidak terdaftar di FKTP luar kota.

FKTP tersebut tidak memungut biaya tambahan bagi peserta yang dapatkan layanan di sana.

Para peserta tetap bisa mendapat layanan kesehatan di FKTP non puskesmas seperti klinik pratama dan dokter praktek perorangan.

Baca: Dapat Pesan Begini, Via Vallen Merasa Dilecehkan oleh Pesepak Bola Kondang di Indonesia

Mereka juga bisa mendapat layanan medis dasar di IGD rumah sakit saat tidak ada FKTP di daerah tujuan mudik.

Kemudahan ini adalah program mudik nyaman bersama BPJS Kesehatan.

"Jadi peserta yang hendak mudik tak perlu khawatir. Para pemudik bisa merasakan prinsip portabilitas pada program JKN-KIS," terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Nora Duita Manurung dalam ekspos, Senin (4/6/2018) petang.

Menurutnya, para peserta bisa merasakan kemudahan program mudik nyaman bersama BPJS Kesehatan H-8 hingga H+8.

Mereka bisa memperoleh kemudahan akses layanan kesehatan mulai dari 7 Juni 2018 hingga 23 Juni 2018.

Baca: Piala Dunia 2018, Ini Daftar Resmi Timnas Mesir, Ada Mohamed Salah dan Trezeguet

Para peserta yang merupakan pasien kronis bisa mengambil resep obat lebih awal, bila jadwal pengambilan obat jatuh pada hari libur Lebaran.

Peserta tetap bisa mengakses BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 untuk mendapat sejumlah informasi.

Di antaranya pengaduan, pendaftaran peserta JKM-KIS hingga pendaftaran bayi baru lahir bagi peserta umum atau peserta penerima bantuan iuran. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved