Breaking News:

PT Pekanbaru Naikan Vonis Jasriadi 'Saracen' Menjadi Dua Tahun Penjara

JPU masih menunggu salinan putusan banding pengadiulan tinggi terkait putusan yang dijatuhkan pada Jasriadi

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Budi Rahmat
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Jaksa penuntut umum (JPU) perkara dugaan ilegal akses, Jasriadi atau yang selama ini disebut-sebut sebagai pentolan grup Saracen menunggu salinan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang memutus hukumannya naik menjadi dua tahun.

Sebelumnya Jasriadi divonis hukuman sepuluh bulan penjara.

Baca: Lebaran Diprediksi Peningkatan Penerbangan Hingga 14 Persen

"Kita menunggu salinan putusan banding PT," ungkap Kasi Intel Kejari Pekanbaru, Ahmad Fuadi kepada Tribunpekanbaru.com,  Kamis (7/6/2018).

Terkait putusan banding PT yang menaikkan hujuman Jasriadi menjadi dua tahun tersebut, JPU menurut Ahmad Fuadi masih menunggu sikap terdakwa.

Jika sikap hukum terdakwa menyatakan menempuh jalur Kasasi, maka JPU juga akan menempuh jalur yang sama.

"Kita nunggu sikap mereka, kalau kasasi kita juga akan ajukan kasasi," tandasnya.

Baca: Datangi Rengat BPOM Inspeksi ke Sejumlah Pasar, Temukan Terasi dan Kerupuk Berbahaya

Vonis banding atas perkara ini tercantum dalam website resmi Makamah Agung RI tanggal 5 Juni lalu. Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru memvonis Jasriadi dengan hukuman 10 bulan penjara atas tuduhan akses ilegal ke akun Facebook seseorang bernama Sri Ningsih.

Baca: Jelang Lebaran Bupati Inhu Ajak OPD Gotong Royong di Lingkungan Kantor

Jasriadi dinyatakan bersalah melakukan kegiatan ilegal akses data elektronik milik orang lain. Ini sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia dipidana selama sepuluh bulan atas pelanggaran dakwaan tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved