Pekanbaru

Sepekan Dinas Sosial Pekanbaru Amankan 5 Gepeng di 2 Titik

Lima orang gepeng yang terjaring razia tersebut masing-masing diciduk dari dua titik yakni di Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Sudirman.

facebook
Gepeng 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Sepekan jelang lebaran, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru terus mengintesifkan razia.

Sasarannya Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan anak Punk.

Hasilnya selama sepekan ini setidaknya ada lima orang Gepeng yang berhasil diamankan oleh petugas dari Dinas Sosial.

Lima orang gepeng yang terjaring razia tersebut masing-masing diciduk dari dua titik yakni di Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Sudirman.

Kepala Dinsos Pekanbaru, Chairani, Jumat (8/6/2018) mengatakan, sepekan jelang lebaran inin pihaknya semakin aktif menggelar razia dan menertibkan keberadaan para gepeng.

Baca: Dikira Tikus, Sosok di Tempat Sampah di Lamongan Itu Ternyata Bayi Tampan dan Kini Jadi Rebutan

Baca: Ketika Firdaus Beri Ucapan Selamat Milad dan Doa untuk Syamsuar

Sebab jelang lebaran gepeng semakin menjamur di Pekanbaru.

"Beberapa hari terakhir ini hingga malam takbiran besok kita terus intensif melakukan razia. Dari beberapa titik kita monitoring tadi malam (kemarin) ada lima gepeng dan kita bina langsung melalui persuasif. Bahkan setelah kita jaring tadi malam ada keluarga yang menjemput langsung," katanya.

Selain itu Dinsos juga aktif melalukan pembinaan terhadap masyarakat yang terjaring razia agar di tahun-tahun mendatang mereka tidak menjadi pengemis dan gelandangan kembali.

Upaya lain yang juga dilakukan dinsos kota Pekanbaru diakui Bustami akan melakukan edkuasi dan sosialisasi bagi masyarakat umum agar tidak memberi sedekah atau bantuan kepada para gepeng yang dijumpainya dipinggir jalan.

Baca: 4 Titik Jalur Rawan Kecelakaan yang Wajib Diwaspadai Saat Mudik ke Sumatera Barat

Baca: Maskapai di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Siapkan 120 Extra Flight Antisipasi Mudik

"Masih banyak lembaga atau yayasan yang bisa diberi bantau dan memiliki kejelasan payung hukum. Sehingga hal ini dapat menjadi pelajaran bagi para gepeng untuk tidak terus menerus menjadi pengemis dan memanfaatkan moment ramadhan dan lebaran," kata Chairani. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved