Indragiri Hilir

Kesal, Mau Mudik Calon Penumpang Diresahkan Pungli di Pelabuhan Pelindo I Tembilahan

Penumpang Pelabuhan Pelindo I Tembilahan (Pelabuhan Batam) mengeluhkan praktek percobaan pungutan liar

Kesal, Mau Mudik Calon Penumpang Diresahkan Pungli di Pelabuhan Pelindo I Tembilahan
Tribun Pekanbaru/Fadhli
Aktifitas di Pelabuhan Pelindo I Tembilahan, Selasa (12/6/2018 

Menurut Vi, jasa angkut barang tersebut jatuhnya bukan pelayanan tapi pemaksaan dan pemerasan, karena ketika dia memaksa angkat barang penumpang dengan harga yang istilahnya itu tidak disepakati diawal. Kadang minta Rp. 10 ribu per barang, jadi kalau tiga barang Rp. 30 ribu.

Baca: Inilah Negara yang Merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 15 Juni, Sama dengan Indonesia

Vi menjelaskan, modus pemaksaan dilakukan ketika kapal bersandar mereka langsung naik ke atas kapal menurunkan barang penumpang dan menaikkan ke atas.

Barang itu baru mereka kasih ke penumpang ketika penumpang bayar satu barang itu Rp.5 ribu sampai 10 ribu.

“Padahal barangnya itu cuman barang kecil yang bisa kita bawak sendiri. Kita mengerti jasa porter, tapi ketika kita membutuhkan jasanya. Bukan berarti turun kapal tas kita di bawak begitu saja terus dimintai uangnya, itu namanya pemaksaan. Bukan momen mudik saja hari biasa juga sama,” keluh Vi.

Baca: Tips Agar Tak Mabuk Saat Mudik Baik Perjalanan Darat, Laut dan Udara, Lakukan Hal Ini!

Atas rentetan peristiwa tidak mengenakan yang dialaminya tersebut, Vi telah melaporkan kepada pihak – pihak terkait yang ditemuinya di pelabuhan, seperti Jasa Raharja dan Kantor Kesyahbandar Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tembilahan.

“Mereka itu jasa resmi, cuman tindakan mereka itu sudah mengarah ke pemerasan dan pemaksaan, itu yang kita tidak setuju dsn meminta porter itu untuk ditertipkan. Silahkan jasa porter itu bagi mereka yang membutuhkan,” tukas Vi kesal.

Sementara terpisah, Plt Sub seksie (Subsie) keselamatan berlayar, penjagaan dan patroli KSOP Tembilahan, Jovana Putra mengaku belum menerima laporan terkait percobaan praktek pungli yang dialami Vi tersebut.

Baca: Inilah 8 Kebiasaan Makan Kim Jong-Un yang Tak Banyak Diketahui Orang

“Belum ada laporan. Kalau memang ada dilapangan akan kami benahi tapi belum ada laporan. Kalau ada ditemukkan seperti itu dilapangan (pungli), kami sangat mendukung untuk dilaporkan, akan kami sampaikan ke pimpinan,” ujarnya saat dikonfimasi Tribun Pekanbaru.

Namun Jova panggilan akrapnya, memastikan porter dan petugas pengumpul asuransi Jasa Raharja yang ada di Pelabuhan Pelindo I Tembilahan adalah resmi.

“Saya pastikan resmi, ada pos ponya disitu. Porter jasa pelindo resmi bisa dipertanggung jawab,” tandasnya.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved