Selama Bulan Ramadhan Ini, KPK Lakukan 4 Kali OTT, Ini Tersangkanya

Selama Ramadan ini setidaknya KPK sudah empat kali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah,

Selama Bulan Ramadhan Ini, KPK Lakukan 4 Kali OTT, Ini Tersangkanya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). Seluruh kegiatan KPK akan pindah ke gedung baru pada akhir tahun ini. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Selama bulan Ramadan, Satgas KPK tidak kendur melakukan penindakan pada para kepala daerah maupun pejabat negara hingga pihak swasta yang tetap nekat melakukan korupsi.

Berdasar catatan Tribunnews.com selama Ramadan ini setidaknya KPK sudah empat kali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah, baik Pulau Jawa maupun Sulawesi.

Pertama, di pekan pertama Ramadan, Rabu (23/5/2018) KPK melakukan OTT pada Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat.

Dia ditangkap bersama sembilan orang lainnya dari unsur swasta, PNS setempat, konsultan, kontraktor dan lainnya.

AGUS FEISAL HIDAYAT
AGUS FEISAL HIDAYAT ()

Baca: Sering Ngutang di Pasar Loak, Pedagang Sampai Rayakan 2 Tahun Utang Ahmad Dhani

Baca: Video Anak Yatim Menangis Usai di Begal Viral, Netter Geram Minta Pelaku Ditangkap

Baca: Sentilan Menohok Suryo Prabowo Untuk Amien Rais yang Niat Maju Pilpres 2019

Baca: Mudik ke Pariaman? Jangan Lupa Kunjungi 7 Atraksi Wisata Unggulan Lebaran Ini

KPK turut pula mengamankan uang Rp 409 juta‎ terkait dugaan penerimaan hadiah atau janji yang diterima Faisal dari sejumlah proyek pekerjaan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Atas OTT itu, KPK menetapkan Feisal dan seorang kontraktor swasta, Tonny Kongres sebagai tersangka. Keduanya ditaha‎n terpisah, Feisal di Rutan KPK, gedung Merah Putih, Tonny di Rutan Guntur.

Bupati Purbalingga, Tasi
Bupati Purbalingga, Tasi ()

Baca: Ancaman Longsor Sepanjang 3 Km di Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat, Simak Jalur Alternatif

Baca: Jalur Alternatif Pekanbaru-Padang, Hindari Macet Simpang Piladang-Silaiang

Baca: Merasa Seperti Karung Beras didepan Tusuk Gigi, Warganet Ramai Semangati Kahiyang Ayu

Baca: Setelah Titiek Soeharto, Dua Nama Ini Diklaim Akan Bergabung Partai Berkarya

Kedua OTT KPK terhadap Bupati Purbalingga Tasdi pada Senin (4/6/2018).

Tasdi menjadi tersangka karena terlibat suap untuk memenangkan PT Sumber Banyak Kreasi sebagai pemenang proyek Purbalingga ‎Islamic Canter tahun 2018.

Selain Tasdi, KPK juga mentersangkakan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Hadi Iswanto dan tiga tersangka dari pihak swasta diduga pemberi hadiah atau janji, yakni Hamdani kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata.

Baca: Ada Gurauan Bom di Bandara Padang, Pesawat Terpaksa Delay 103 Menit

Tasdi diduga menerima fee senilai Rp 100 juta dari pemenang proyek pembangunan Islamic Center tahap dua tahun 2018 senilai Rp 22 miliar. Diduga pemberian tersebut merupakan bagian commitment fee sebesar 2,5 persen dari total nilai proyek sebesar Rp 500 juta.

Peristiwa ketiga dan keempat KPK melakukan OTT‎ di Blitar dan Tulungagung.

Baca: Lebaran Sebentar Lagi, Ini Ucapan Selamat Idul Fitri yang Bisa Dikirimkan pada Teman dan Saudara

Baca: Kecanduan Tato Tubuh di Umur 16 Tahun, Lihat Penampilan Cewek Ini yang Bikin Ibunya Menangis

Baca: Pelindo I Dumai Berangkatkan 420 Pemudik Program Mudik Gratis

Baca: Merinding! Inilah Pesan si Pembunuh Wanita yang Ditemukan Dalam Boks Depan Mushala

Dari operasi senyap ini, KPK menyita uang Rp 2,5 miliar dalam kardus diduga merupakan uang suap terkait proyek infrastruktur.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved