Idul Fitri 1439 H
Berharap Masjid Ramai, Ini Alasan Pemkab Kampar Tiadakan Pawai Takbir
Pelepasan Pawai Takbir tidak masuk dalam agenda resmi malam penyambutan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang diselenggarakan
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pelepasan Pawai Takbir tidak masuk dalam agenda resmi malam penyambutan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis (14/6/2018) malam. Pemkab Kampar menyatakan tak ada Pawai Takbir.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kampar, Sasminedi menjelaskan, peniadaan Pawai Takbir sesuai arahan Bupati Azis Zaenal. Kebijakan diambil untuk menguatkan nilai-nilai Islami pada malam Takbiran.
Baca: Ratusan Personil Gubungan Diturunkan Amankan Malam Takbiran di Pekanbaru
Baca: Malam Takbiran di Rengat Bakal Dimeriahkan Pawai Obor dan Mobil Hias
Menurut Sasminedi, Pemkab Kampar menginginkan masyarakat ramaikan Masjid untuk Takbiran.
"Kita berharap, Masjid-masjid ramai. Masyarakat perbanyak Takbiran di Masjid," ujarnya.
Sasminedi mengatakan, masyarakat diminta mengikuti seluruh rangkaian Takbiran di Masjid. Di samping itu, Pemerintah juga menginginkan agar tradisi turun-temurun dalam menyambut Lebaran di Kampar lebih diperkuat.
"Jadi tidak lagi di jalan-jalan. Masyarakat lebih baik di Masjid," kata Sasminedi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/aziz-salat_20170901_130558.jpg)