Padang

Khatam Quran XIX Nagari Salo, Pembukaan dengan Prosesi Pemotongan 2 Ekor Sapi

Sebanyak 33 orang santri dari sejumlah MDTA Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),khatam Quran

Khatam Quran XIX Nagari Salo, Pembukaan dengan Prosesi Pemotongan 2 Ekor Sapi
ist
Sebanyak 33 orang santri melafaskan doa jelang pelaksanaan khatam Quran XIX Nagari Salo, Kecamatan Baso, Agam, Senin (18/6/2018). 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sebanyak 33 orang santri dari sejumlah MDTA Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), melafaskan doa jelang pelaksanaan khatam Quran XIX Nagari Salo, yang digelar di Mushalla Muhajirin, Jorong Tigo Kampuang, Senin (18/6/2018).

Baca: Sudah 16 Korban Selamat KM Sinar Bangun Dievakuasi, 1 Korban Tewas

Tentunya, dengan lantunan doa yang dibawakan oleh puluhan santri dari berbagai daerah di Nagari Salo tersebut, suasana pembukaan khatam Quran yang ditaja rutin setiap tahun oleh perantau dan masyarakat setempat, begitu menggema dan tampak meriah.

Apalagi, pada malam acara pembukaan khtam Quran, juga ada penampilan selawat dulang dari dua grup yang diundang khusus panitia, serta pemotongan dua ekor sapi yang digulai lalu disantap bersama-sama oleh warga yang datang berkunjung ke lokasi pelaksanaan khatam.

Baca: Swedia Kandaskan Korsel 1-0, Meksiko Pimpin Klasemen Sementara Grup F

Sekcam Baso, Zulfikar Zulkifli yang hadir membuka pelaksanaan khatam Quran tersebut, mengapresiasi sinergisitas antara perantau dan warga di kampung, dalam membangun kecerdasan spritual generasi muda. Salah satu wujudnya, yakni melaksanakan Khatam Quran secara rutin tiap tahun.

"Khatam Quran ini sekaligus salah satu bentuk dukungan masyarakat dalam mewujudkan Nagari Madani yang jadi visi-misi bupati dan Wakil Bupati Agam," ungkap Zulfikar saat membuka Khatam Quran XIX Nagari Salo, Kecamatan Baso, Agam, Senin.

Zulfikar juga menilai, pembangunan infrastruktur di Nagari Salo jauh lebih baik dibandingkan daerah lain. Menurutnya, jalan nagari telah diaspal, irigasi juga telah permanen dan lainnya. "Selayaknya, alokasi dana desa yang diterima Nagari Salo, porsinya diharapkan lebih banyak digunakan untuk program spiritual keagamaan," harapnya.

Baca: 5 Pemain Piala Dunia yang Dipulangkan Lebih Awal, Ada Maradona hingga Nicolas Anelka

Pimpinan MDTA Nagari Salo, Aswadi mengatakan, Khatam Quran XIX ini diikuti sebanyak 33 orang santri. Sebanyak 12 orang di antaranya merupakan santri MDTA Nagari Salo. Sisanya merupakan anak kemenakan dari berbagai daerah perantauan. "Saat ini, santri MDTA Nagari Salo sebanyak 70 orang. Sebanyak 20 orang, telah menamatkan pendidikan pada 2017 lalu," terangnya.

Sementara itu, Juri Khatam Quran, Ustad Hendri mengungkapkan, yang jadi penilaian pada Khatam Quran ini adalah soal tajwid, makhraj huruf, irama dan lainnya. "Nilai yang saya berikan nanti, murni berdasarkan kemampuan santri dalam membaca al Quran berdasarkan kriteria tadi," terangnya.

Baca: Sampai H+2 Lebaran 2018, Ditlantas Polda Sumbar Catat 88 Kasus Laka, 19 Orang Meninggal Dunia

Dilanjutkannya, dalam pemberian nilai, tidak ada faktor kenal atau sebab lainnya. "Semua berdasarkan kriteria. Nilai yang saya berikan, akan saya pertanggungjawabkan nanti di hadapan Allah," tegasnya.

Pelaksanaan Khatam Quran ini dibagi dalam dua hari penyelenggaraan. Hari pertama ditandai dengan pembacaan saritilawah oleh peserta dengan membaca Surat Al Hijr, An Nahl dan An Namal. Pada hari kedua, dimeriahkan dengan pawai ta'rif keliling nagari. Pawai ini akan dibuka Bupati Agam, Indra Catri. Pawai ini akan dimeriahkan drum band, gandang tasa dan grub rabano.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved