Padang

Sampai H+2 Lebaran 2018, Ditlantas Polda Sumbar Catat 88 Kasus Laka, 19 Orang Meninggal Dunia

Salah satu kasus kecelakaan tersebut, terjadi di jalur lintas Padang-Pessel, tepatnya di Kelok Jariang,

Sampai H+2 Lebaran 2018, Ditlantas Polda Sumbar Catat 88 Kasus Laka, 19 Orang Meninggal Dunia
ist
Mobil yang masuk jurang di Kelok Jariang, Padang-Pessel, Sumatera Barat 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sejak H-7 hingga H+2 Lebaran 2018, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar mencatat jumlah kecelakaan sebanyak 88 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 19 orang.

Salah satu kasus kecelakaan tersebut, terjadi di jalur lintas Padang-Pessel, tepatnya di Kelok Jariang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang pada Minggu (17/6/2018) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca: KM Sinar Mas Putus Tenggelam di Danau Toba, Kemudi Putus, Inilah yang Dilakukan Penumpang Saat Itu

Bahkan akibat kecelakaan tersebut, 2 orang meninggal dunia dan 9 lainnya mengalami luka-luka, sehingga dilarikan ke RSUP Dr M Djamil Kota Padang dan Puskesmas Bungus Teluk Kabung untuk menjalani perawatan intensif.

Informasi yang dirangkum tribunpadang.com, kecelakaan yang memakan 2 korban jiwa itu berawal ketika mobil minibus merk Toyota Innova bernomol polisi B 1662 FME yang ditumpangi para korban datang dari arah Padang menuju Pessel.

Baca: Ketangguhan Kiper Korsel Mentahkan Peluang Swedia, Skor Babak Pertama 0-0

Kemudian setiba di lokasi kecelakaan, pegemudi mobil bernama Bony Fantara (43), kemudian banting stir ke kiri karena berselisih dengan travel, sehingga masuk ke jurang sedalam lebih kurang 50 meter. Sebelum masuk kejurang, mobil tersebut sempat menabrak beton pembatas jalan.

Menurut datanyang dihimpun tribunpadang.com dari BPBD Kota Padang, dari 11 penumpang, termasuk sopir, dua penumpang yang meninggal dunia diketahui bernama Septia Aulia Putri 13) dan Armen (55). Sedangkan empat luka ringan, bernama Syafril (42), Gusmawarni (32), Ilham (5) Nurbanis (52) dan Bony Fantara (43).

Baca: Kapal Tujuan Tigaras- Simanindo Tenggelam di Danau Toba, Ini Dia Foto-fotonya

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya mengatakan bahwa pihaknya sudah mengevakuasi mobil yang masuk jurang tersebut menggunakan Mobil Dmax dan Medical First Responder Vehicle.

"Dua unit mobil itu juga dilengkapi dengan sistem mountering dan Pal evakuasi. Mobil nahas itu saat ini sudah kami amankan di Unit Laka Polresta Padang untuk dijadikan bukti kecelakaan," ujar Asril, Senin (18/6/2018) sore.

Sopir Mini Bus Jalani Tes Urine

Asril juga menuturkan bahwa tadi siang, pihaknya juga telah memintai keterangan dari pengemudi mobil nahas tersebut, termasuk mengambil urinenya untuk melihat apakah pengemudi menggunakan narkoba atau tidak.

Pengemudi yang dilakukan tes urine
Pengemudi yang dilakukan tes urine (ist)

Baca: Jumlah Penumpang Kapal yang Tenggelam Di Danau Toba Belum Diketahui, 9 Ditemukan Selamat

"Dari tes urine yang dilakukan di RSUP Dr M Djamil itu, diketahui bahwa pengemudi negatif narkoba. Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap pengemudi, kecelakaan itu terjadi arena murni kelelahan pengemudi," katanya.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved