Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

KPK Kembali Periksa Wakil Ketua Umum Demokrat Terkait Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNNEWS.COM/FERDINAND WASKITA
Nurhayati Ali Assegaf 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Usai pemeriksaan Nurhayati tak mengeluarkan pernyataan apapun lalu melenggang keluar gedung KPK. Saat menghindari pertanyaan wartawan, anggota komisi I DPR itu sempat tersandung kabel dan hampir tersungkur.

Seperti dilansir CNN Indonesia, Nurhayati datang ke Gedung KPK pada pukul 09.55 WIB mengenakan batik berwarna cokelat. Nurhayati diperiksa selama hampir lima setengah jam oleh penyidik lembaga antirasuah itu.

 
Pada Selasa (26/6) ini KPK memanggil lima saksi kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yakni, Mantan Ketua DPR Marzuki Alie, Politikus Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, Mantan Anggota DPR Djamal Aziz Attamimi, Mantan Anggota DPR Taufiq Effendi, dan Pengusaha Alexandar Wunaryo.

Namuns baru Nurhayati, Djamal, dan Marzuki yang memenuhi panggilan KPK hari ini. Baru Marzuki dan Nurhayati yang meninggalkan Gedung KPK.

Pemanggilan Nurhayati oleh KPK untuk menjadi saksi penyidikan keponakan terpidana Setya Novanto (Setnov), Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan pengusaha Made Oka Masagung. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved