DPRD Riau Akan Tinjau Pembangunan Flyover Pasar Pagi Arengka Bawa Penegak Hukum, Ada Apa Ya. . .

Pembangunan fly over di Pasar Pagi Arengka kini berpolemik setelah adanya kritikan dari dewan. bahkan persoalannya menjadi begini

DPRD Riau Akan Tinjau Pembangunan Flyover Pasar Pagi Arengka Bawa Penegak Hukum, Ada Apa Ya. . .
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Fly over simpang empat Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru tengah dalam tahap pengerjaan, Senin (25/6/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-  Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin mempertanyakan pernyataan pihak Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riau yang menyatakan pembangunan flyover di Pasar Pagi Arengka tidak ada persoalan.

Dikatakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau ini, jika memang tidak ada persoalan, seharusnya kontraktor tetap bekerja dan pekerjanya tetap melaksanakan pekerjaan seperti sebelumnya di sana.

Baca: Perjuangan CLR Sajikan Film Pendek Lawak Khas Melayu, Dari Hp Kini Ratusan Ribu yang Nonton

"Kalau memang tak ada masalah kok tidak bekerja. Seharusnya kan tetap bekerja seperti yang dilaksanakan di flyover perempatan SKA," kata Thamrin kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (27/6/2018).

Kalau suasana libur lebaran, menurutnya sudah tidak mungkin sampai saat ini masih libur, karena sudah hampir 2 minggu usai lebaran Idul Fitri.

Baca: Perjuangan CLR Sajikan Film Pendek Lawak Khas Melayu, Dari Hp Kini Ratusan Ribu yang Nonton

Olah karena itu, menurut Thamrin pihaknya akan turun langsung dalam waktu dekat ke lokasi, dengan pihak dinas PU, sekaligus dengan aparat penegak hukum.

Sebelumnya Kontraktor pembangunan flyover Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru dikabarkan tidak lagi melanjutkan pekerjaan sampai saat ini.

Baca: BKP2D Inhu Ajukan 200 Formasi Kebutuhan CPNS ke Menpan RB

Hal tersebut diketahui pihak Komisi IV DPRD Riau dari berberapa sumber, dan saat ini tengah ditelusuri oleh Komisi IV yang membidangi masalah pembangunan tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa, kontraktor pembangunan flyover tersebut juga melarikan uang yang telah dicairkan, sementara pekerjaan tidak dilanjutkan.

Baca: Inilah Hasil Quick Count 15 Gubernur-Wagub Terpilih Hasil Pilkada 2018 dan Parpol Pengusung

"Dari informasi yang kita terima, kontraktornya lari setelah mencairkan uang. Tapi kita belum tau berapa jumlahnya. Kita juga belum mengetahui apa alasannya tidak melanjutkan dan belum tau seperti apa persis kejadiannya, ini sedang kita cari tahu," ujarnya.

Baca: Perda RTRW Riau Tuntas Dibahas, OPD Harus Kreatif Menggaet Investor Agar Berinvestasi ke Riau

Karena itu, pihaknya akan turun dalam waktu dekat, berkemungkinan pada pekan depan, sekitar Kamis atau Jumat depan.

"Kita juga akan turun dengan sejumlah pihak penegak hukum, seperti kejaksaan dan kepolisian. Sehingga ketika memang kondisi tersebut terjadi, ini bisa langsung kita tidaklanjuti ke ranah hukum," tuturnya. (ale)

Penulis: Alex
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved