Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

Hari Ini Fredrich Yunadi Akan Hadapi Vonis Majelis Hakim, Tuntutan Jaksa KPK Segini

Mantan kuasa hukum terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto, Fredrich Yunadi akan menghadapi Vonis

Editor: Muhammad Ridho
Kompas.com/Robertus Belarminus
Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, Rabu (17/1/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mantan kuasa hukum terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto, Fredrich Yunadi akan menghadapi sidang pembacaan putusan hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Rencananya, vonis akan dibacakan pada pukul 10.00 WIB.

Ia sebelumnya didakwa menghalangi proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka mantan Ketua DPR, Setya Novanto.

Baca: Meski Tak Didukung PDIP di Pilgub, Khofifah Tetap Akan Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Alasannya

Baca: Edy Rahmayadi: Siapa Kau? Memangnya Mau Apa Kau? Mainlah Kita? Gini Respons Pendukungnya

 
Fredrich sebelumnya merupakan pengacara yang mendampingi Setya Novanto.

"Terdakwa dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak Iangsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka atau terdakwa," ujar jaksa Fitroh Rohcayanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Menurut jaksa KPK, Fredrich melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat inap di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Fredrich diduga sudah memesan kamar pasien terlebih dahulu, sebelum Novanto mengalami kecelakaan.

Fredrich juga meminta dokter RS Permata Hijau untuk merekayasa data medis Setya Novanto.

Baca: Ramalan Zodiak Minggu Ini - 5 Zodiak Ini Suka Menyendiri dan Tak Mau Bergantung pada Orang Lain

Baca: Mahfud MD Sebut Ahok Tak Bisa Jadi Capres, Cawapres Maupun Menteri, Apa Penyebabnya?

Upaya itu dilakukan dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Saat itu, Setya Novanto telah berstatus sebagai tersangka perkara tindak pidana korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Baca juga: Jaksa KPK: Tidak Ditemukan Hal Meringankan dalam Diri Fredrich

Yunadi Fredrich didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Fredrich dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa KPK Menurut jaksa, Fredrich terbukti menghalangi proses hukum yang dilakukan penyidik KPK terhadap tersangka mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved