Indragiri Hulu

Perlu Adanya Perlindungan Cagar Budaya, Ini Komentar Ketua DPRD Inhu

Ketua DPRD Kabupaten Inhu, Miswanto tidak mengetahui pasti apakah Ranperda itu sudah diajukan atau belum.

Perlu Adanya Perlindungan Cagar Budaya, Ini Komentar Ketua DPRD Inhu
Tribun Pekanbaru/Bynton
Tim dari Pemkab Inhu melakukan peninjauan ke lokasi Makam Motah. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhu, Miswanto berkata bahwa dirinya tidak mengetahui pasti apakah Ranperda itu sudah diajukan atau belum.

Sebab menurutnya jika Ranperda cagar budaya itu sudah diajukan maka seharusnya sudah dibahas.

"Coba dipastikan lagi, kalau memang Ranperda cagar budaya itu sudah diajukan lengkap dengan naskah akademisnya tidak mungkin tidak dibahas," kata Miswanto.

Baca: Cagar Budaya Makam Motah Dibakar, Pelaku Mengidap Gangguan Kejiwaan

Miswanto dalam hal ini memandang perlu adanya perlindungan cagar budaya di Kabupaten Inhu.

Namun dirinya memandang tidak harus dibuatkan Perda.

"Kalau memang ada aturan dari Propinsi atau Undang-undang yang mengaturnya, saya pikir tidak perlu lagi Perda," katanya.

Baca: Pengerjaan Flyover Pasar Pagi Arengka Masih Berjalan, DPRD Tetap Akan Tinjau Lokasi

Pasalnya menurutnya, cagar budaya di Kabupaten Inhu saat ini juga milik nasional.

"Contohnya Komplek Makam Kerajaan di Desa Kota Lama itu sejarahnya juga termasuk wilayah Inhil, dan juga Kuansing. Jadi tentunya itu bukan hanya milik Inhu saja, tapi milik nasional," katanya.

Oleh karena itu, dirinya meminta OPD terkait agar segera bertindak.

"Langsung action saja, tidak usah menunggu pengesahan Ranperda," katanya. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved