Proyek Besar di APBD Riau 2018 Wajib Tuntas Tahun Ini, Kalau Tidak. . .

DPRD Riau meminta pembangunan gedung kajati dan mapolda riau digesa. Sebab kedua proyek tersebut harus selesai tahun ini

Proyek Besar di APBD Riau 2018 Wajib Tuntas Tahun Ini, Kalau Tidak. . .
ist
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pembangunan gedung Kejati Riau dan Mapolda Riau yang menggunakan anggaran APBD Riau 2018 diminta digesa pembangunannya, karena ditargetkan tuntas tahun ini pelaksanaannya.

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar mengatakan, pihaknya juga mendapat kabar bahwa progres pembangunan untuk Mapolda tidak sesuai dengan target, sedangkan pembangunan Kejati sesuai dengan harapan.

Baca: Calon Bupatinya Menang, Eros Keliling Slawi Naik Motor Hanya Bercelana Dalam

Karena itu, menurut Asri Auzar, pihaknya berharap agar kontraktor yang mengerjakan pembangunan dan proyek-proyek besar di Riau, diharapkan serius dalam melaksanakan pembangunan tersebut.

"Untuk kontraktor yang mengerjakan kantor Mapolda, diharapkan bisa melaksanakan pekerjaan sesuai target," ujar Asri kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (28/6/2018).

Dikatakannya, tidak hanya kontraktor Mapolda, tapi juga seluruh proyek-proyek besar di Riau, diharapkan bisa melaksanakan pekerjaan sesuai dengan target yang tertuang dalam kontrak kerja.

Baca: Banyak yang Maju Pilkades dan Pileg, Pengajuan SKCK di Polres Bengkalis Meningkat

"Kebetulan tahun ini kita memiliki sejumlah proyek pembangunan besar di Riau, karena itu, seluruhnya kita harapkan bisa bekerja sesuai dengan target," ulasnya.

Pada umumnya seluruh proyek tersebut menurut Asri harus tuntas dalam tahun 2018 ini. Mulai dari flyover, jembatan Siak IV, hingga pembangunan Mapolda dan Kejati Riau.

Baca: Terhenti di Fase Grup, 5 Alasan Ini Jadi Penyebab Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018  

"Jika ada yang tidak tuntas tahun ini, maka akan menjadi proyek mangkrak lagi. Karena tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2019. PUPR dan Menejemen Kontruksi (MK) harus mengawasi dengan serius," tuturnya. (ale)

Penulis: Alex
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved