Piala Dunia 2018

Spanyol Tersingkir, Cesc Fabregas Sebut Tiki Taka Sudah Tak Mempan

Akan tetapi Fabregas mengaku bingung, mengapa dalam kurun waktu empat tahun setelah mengalami kejatuhan, Spanyol sama sekal

Spanyol Tersingkir, Cesc Fabregas Sebut Tiki Taka Sudah Tak Mempan
FRANCISCO LEONG/AFP
Gelandang Spanyol, Isco, mencoba melewati kepungan dua pemain Rusia, Daler Kuzyaev dan Sergey Ignashevich di babak 16 besar Piala Dunia 2018, 1 Juli 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow. 

TRIBUNPEKANBARu.com -- Cesc Fabregas berikan pendapat penyebab kegagalan timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, menilai bahwa timnas Spanyol memiliki ketergantungan dengan gaya permainan penguasaan bola tinggi dengan umpan-umpan pendek cepat, atau familier disebut tiki-taka.

Setelah dipatenkan sejak era pelatih Luis Aragones, Spanyol seperti menemukan bentuk permainan yang sesuai dan terus menerus meraih juara.

Baca: Brazil Vs Meksiko, Thiago Silva Kembali Jabatan Ban Kapten Tim Samba

Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010, menjadi bukti kedigdayaan tim beralias La Furia Roja dengan gaya permainan andalan, tiki-taka.

Namun, kejatuhan mereka terjadi pada Piala Dunia 2014 lalu setelah tersingkir di fase penyisihan grup, dilanjutkan dengan gagal di 16 besar Piala Eropa 2016.

Gelandang Chelsea, Fabregas (tengah), merayakan gol ke gawang West Ham United bersama rekan-rekannya, pada laga Premier League di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (19/3/2016).
Gelandang Chelsea, Fabregas (tengah), merayakan gol ke gawang West Ham United bersama rekan-rekannya, pada laga Premier League di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (19/3/2016). (BEN STANSALL/AFP)

Akan tetapi Fabregas mengaku bingung, mengapa dalam kurun waktu empat tahun setelah mengalami kejatuhan, Spanyol sama sekali tak mencoba untuk berubah.

Hal itulah yang disebut Fabregas membuat Spanyol disingkirkan oleh Rusia pada Minggu (1/7/2018), via adu tendangan penalti.

"Saya merupakan penggemar berat tiki-taka. Mereka pun menggunakan bola dan menampilkan permainan indah, tetapi tak ada yang terjadi," ucap Fabregas seperti dikutip BolaSport.com dari laman Goal.

"Ada banyak peluang saat menyerang melalui beberapa operan. Namun, apa yang mereka lakukan hanya kembali ke kaki mereka sendiri," ujar eks-pemain FC Barcelona dan Arsenal ini.

"Mereka kembali menyerang, tetapi terlihat seperti hanya ingin menguasai bola," katanya lagi.

Editor: David Tobing
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved