Breaking News:

News

VIDEO: Wagub Wan Thamrin Warning UPT yang Tak Capai Target pengumpulan Pajak

"Mereka (UPT) kita beri target pekerjaan, pegawai Dispenda itu bukan seperti PNS biasa, mereka itu bekerja 6

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: David Tobing

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengumpulkan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Unit Pelayanan (UP) Bapenda Riau Kamis (5/7) di kantor Gubernur Riau.

Ini dimaksudkan memberikan dukungan dan semangat agar capaian target pendapatan bisa dikejar.

Memang saat ini masalah pendapatan menjadi persoalan yang serius bagi Provinsi Riau, karena faktor Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat yang terus berkurang dan faktor penyebab lainnya.

Dalam pertemuan itu, Wan Thamrin Hasyim memberikan semangat kepada Kepala UPT bahkan sempat mengajak semua Kepala UPT Pendapatan tersebut bersorak dan menampar meja sebagai pembakar semangat.

Baca: Bereda Foto Wanita Menyeramkan Dalam Foto Pelantikan Walikota, Ini Penjelasan Sandiaga Uno

Baca: Penerimaan CPNS 2018, Bupati Bengkalis Ingatkan Masyarakat Hati-hati Hoax

"Tadi saya ajak menampar meja dan bersorak memberikan semangat dan menambah semangat mereka. Mereka harus diperhatikan, "ujar Wan Thamrin Hasyim kepada Tribun.

Usai pertemuan Wan Thamrin mengatakan, para petugas UPT tersebut merupakan ujung tombak di lapangan dalam memaksimalkan capaian PAD. Ibarat sebuah rumah tangga, kata Wan Thamrin, harus ada pihak yang mencari dana untuk dibelanjakan.

Sebagaimana kata Wan Thamrin Hasyim semua kepala UPT Pendapatan memberikan target pekerjaan kepada petugas tersebut, sehingga target di Bapenda bisa dicapai.

"Mereka (UPT) kita beri target pekerjaan, pegawai Dispenda itu bukan seperti PNS biasa, mereka itu bekerja 6 hari, mereka tidak punya hari Sabtu (libur), tanya diri sendiri, sanggup nggak, kalau tidak sanggup mundur, biar mereka itu semangat,"jelas Wan Thamrin.

Baca: VIDEO: Direktur KLH Bappenas RI Panen Lele di Dumai

Apalagi kata Wan Thamrin sebagai apresiasi atas beban kerja berat di Bapenda para petugas tersebut juga telah diberikan upah pungut sebagai tambahan.

“Mereka kita berikan upah pungut, makanya kita kasih target, bukan pergi pagi pulang petang aja, jadi saya tambah semangatnya," jelasnya.

Wan Thamrin yang juga pernah menjabat sebagai kepala Samsat di Riau ini mengatakan yang harus dilakukan pejabat UPT Pendapatan adalah menimbulkan rasa bangga, sehingga kinerja yang baik akan tercipta.

Menurutnya pejabat di UPT Pendapatan ini juga nantinya hanya ada dua pilihan bila capaian target tidak terlaksana, mundur atau dimundurkan dari jabatan.

"Saya bilang cuma dua pilihannya, anda mundur atau dimundurkan, Tanya diri anda, kita ni bebal atau bodoh," tegas Wan Thamrin Hasyim mengancam.

Ia juga meminta kepada Kepala Bapenda untuk melakukan jemput bola ke wajib pajak, sehingga target pendapatan bisa dicapai dengan maksimal.

"Saya minta Kepala Bapenda harus jemput bola ke pasar - pasar bawa Samsat keliling itu, kita kan ngambil uang di kantong orang, untuk membayar ke kita, makanya harus jemput bola, "jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved