Kuansing

Polda Tindaklanjuti Laporan Pengaduan Pengerjaan TPA Kuansing

Selama dua hari belakangan, permintaan keterangan terkait hal ini dilakukan kepada sejumlah orang termasuk dari Pemkab Kuansing.

Polda Tindaklanjuti Laporan Pengaduan Pengerjaan TPA Kuansing
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Direktorat Reserse Kriminal Umum (DitresKrimum) Polda Riau menindaklanjuti laporan atas dugaan kelalaian memutuskan pengerjaan tender pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Laporan ini diterima oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, dan ditindaklanjuti dengan melakukan pengumpulan fakta-fakta.

Selama dua hari belakangan, permintaan keterangan terkait hal ini dilakukan kepada sejumlah orang termasuk dari Pemkab Kuansing.

''Jadi pemanggilan pihak Pokja pengadaan TPA Kuansing, bukan diperiksa, tetapi dimintai keterangannya,'' ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Rabu (11/7/2018).

Baca: Dewan Tidak Permasalahkan Pengelolaan TMP Diswastakan, Asal Menguntungkan Warga

Baca: ACT Riau Ajak Masyarakat Pahami Esensi Manfaat Berqurban

Lebih lanjut ia mengatakan jika ada surat masuk yang diterima Kapolda atas permasalahan ini.

''Awalnya ada surat masuk ke Kapolda, makanya pihak tersebut dipanggil untuk dimintai keterangannya,'' lanjutnya.

Sebelumnya, senin (9/7/2018) DitresKrimum Polda Riau memeriksa Sekretaris Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan TPA Kuansing senilai Rp 17 miliar lebih.

Diduga Pokja TPA Kuansing tersebut terbukti telah melakukan kelalaian dalam memutuskan memenangkan PT Noor Lina Indah sebagai pemenang lelang dengan harga Rp 15 miliar lebih.

Perusahaan ini awalnya diduga tidak memenuhi syarat kemampuan dasar (KD) untuk mengikuti lelang tersebut, termasuk pengalaman membangun TPA serupa di kota lain, bahkan terdapat surat pernyataan bantahan pengerjaan TPA di Bojonegoro, Jawa Timur. (*)

Baca: Gadis Ini Wawancarai 100 Pemerkosa di Negaranya, Inilah Kenyataan Pahit yang Dia Temukan

Baca: Ungkap Misteri Jejak Kaki Harimau Warga Koto Tuo Kesulitan Cari Anjing untuk Umpan

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved