CPNS 2018

Riau Ajukan 180 Formasi Guru untuk CPNS 2018, Guru Penjaskes Sangat Dibutuhkan

Formasi guru untuk memenuhi kebutuhan guru di bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan dimana di Riau saat ini masih kurang.

Riau Ajukan 180 Formasi Guru untuk CPNS 2018, Guru Penjaskes Sangat Dibutuhkan
TribunPekanbaru/Dody Vladimir
Peserta CPNS 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Formasi CPNS untuk guru sendiri yang diajukan Pemprov Riau ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) hanya sebanyak 180 formasi.

Formasi CPNS ini untuk berbagai mata pelajaran sesuai kebutuhan sekolah.

"Awalnya kita ajukan 600 formasi dan ternyata hanya bisa diterima untuk disampaikan ke Menpan RB 180 formasi, "ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Ahyu Suhendra kepada Tribunpekanbaru.com,  Jumat (13/7/2018).

Diantara formasi guru tersebut untuk memenuhi kebutuhan guru di bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan dimana di Riau saat ini masih kurang.

" Ada juga mata pelajaran lain namun yang jelas saya ingat guru Penjaskes yang masih banyak kurang, "ujar Ahyu.

Baca: Info Pendaftaran CPNS 2018 - 3 Persoalan di Pendaftaran CPNS Tahun Lalu Ini Jangan Terulang Lagi

Baca: Info CPNS 2018 - Ini Bocoran Cara Menjawab Soal CPNS 2018 Berdasarkan Sistem CAT

Memang diakui Ahyu untuk Riau sendiri saat ini secara keseluruhan tidak mengalami kekurangan guru, namun hanya kekurangan guru mata pelajaran karena untuk sejumlah daerah terjadi penumpukan.

" Seperti di Pelalawan, Kuansing itu kelebihan guru mata pelajaran Bahasa Inggris malahan, namun memang ada kekurangan sejumlah mata pelajaran, kalau secara keseluruhan kita berlebih, "ujar Ahyu.

Makanya lanjut Ahyu harus ada pemetaan, guru yang menumpuk akan dipindah ke daerah yang masih kurang terutama di daerah pelosok saat ini.

Sebagian wilayah di Riau masih ada sekolah yang berstatus PNS hanya kepala sekolahnya saja, sedangkan yang lain adalah honor dan komite.

"Kalau menumpukkan yang rugi juga gurunya, jam mengajar pelajaran tidak tercapai akibatnya tidak mendapat uang sertifikasi makanya kami akan tata, "jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved