Breaking News:

Enakan Dulu Atau Sekarang? Jawaban Ponari Si Dukun Cilik Kini Tak Disangka

Pada tahun 2009 silam, seorang bocah asal Dusun Kedungsari, Jombang, Jawa Timur mendadak tenar.

Editor: Ariestia
YouTube
Ponari si dukun cilik. 

Ponari : "Mimpi aku sih, pingin punya usaha sendiri, pengen menanam buah (berkebun), menanam buah lokal."

Poppy : "Kapan mau mulai usaha?"

Ponari : "Ya secepatnya, insyaallah tahun depan."

Poppy : "Masih ingat bagaimana mengobati pasien dulu?"

Ponari : "Kalau itu saya sudah tidak sadar."

Poppy : "Jadi kamu setiap hari tidak sadar?"

Ponari : "Iya, tidak sadar, sampai sepi itu baru sadar, kan kayak tidur itu satu tahun."

Poppy : "Apa yang kamu rasakan ketika kebanjiran pasien?"

Ponari : "Nelangsa!"

Poppy : "Mengapa?"

Ponari : "Gak bisa gabung sama keluarga, waktu dulu itu ramai-ramai, bapak saya kan merantau."

Untuk diketahui, saat pengobatan Ponari meraup banyak uang, terjadi perebutan antara ayah Ponari dan kerabatnya.

Hingga ayah Ponari yang dari awal tidak setuju harus rela berpisah dengan Ponari dan ibunya.

Ponari : "Kalau sekarang, jarang, kadang seminggu kadang ada."

Poppy : "Kalau dulu?"

Ponari : "Gak bisa menghitung, soalnya terlalu banyak."

Dari pengakuan Ponari, ia menjalani praktik pengobatannya sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar hingga kelas enam.

Poppy : "Jadi lebih enak dulu atau sekarang?"

Ponari : "Menurut aku sih enakan sekarang, kalau dulu terlalu ramai."

Poppy : "Tapi uangnya kan tidak sebanyak dahulu?"

Ponari : "Kan nanti kalau usaha, kalau sukses kan kembali lagi."

Setelah melakukan wawancara dengan Ponari, Poppy menjelaskan hasil analisanya.

Poppy mengaku mengunakan metode NLP atau 'Neuro Linguistic Program'.

Baca: Link Live Streaming Piala AFF U-19 2018 Indonesia vs Thailand, Perebutan Juara 3, Live Indosiar

Metode ini adalah proses pengolahan pikiran dengan menggunakan bahasa dan cara yang efektif.

"NLP, sebuah metode yang bisa kita gunakan untuk mengetahui apa pikiran manusia itu yang mungkin tidak mau dia ungkap dengan bentuk kalimat, atau metode ini bisa kita gunakan saat kita mau mereframing atau memprogram ulang pikiran manusia dalam waktu yang sangat singkat," ujar Poppy.

Poppy menggunakan metode ini karena Ponari dinilai sebagai orang yang tertutup.

Poppy kemudian menjelaskan mengenai ekspresi dari Ponari ketika diwawancara.

Saat ditanya mengenai pergi berobat ke dokter, Poppy menyebut jika Ponari menunduk.

Menurut Poppy, orang menunduk menandakan kalau ada rasa malu, tidak yakin, atau kondisi tidak nyaman.

Terlebih jika dikaitkan dengan Ponari yang bisa menyembuhkan dengan menggunakan batu.

Poppy kemudian menjelaskan ekspresi Ponari ketika ditanya mengenai keyakinannya terkait batu ajaib.

Menurut Poppy, tangan dan mulut Ponari menggambarkan jika dirinya tidak yakin dengan kekuatan batu tersebut.

Analisa selanjutnya, Poppy menjelaskan mengenai ekspresi Ponari saat ditanya mengenai ingatannya saat mencelupkan batu ke air milik para pasiennya.

Menurut Poppy, Ponari ingin mengatakan bahwa dirinya benar-benar tidak sadar ketika mencelupkan batu kepada para pasiennya.

Ekspresi selanjutnya, Poppy menyinggung soal cita-cita Ponari.

Baca: Usus Nenek Berlubang di 4 Bagian karena Telan Benda Ini Saat Minum Obat, Ketahuan Setelah 2 Minggu

Menurut Poppy, Ponari memiliki harapan dan keinginan untuk membuat keinginan dan mimpinya terwujud.

Analisa berikutnya, Poppy menyinggung saat Ponari menjalani praktiknya mengobati orang di masa lalu.

Menurut Poppy, Ponari yang saat itu menutup matanya menunjukkan bahwa Ponari merasakan kesedihan karena tidak menjadi dirinya dan berpisah dengan keluarganya.

Poppy juga mengatakan jika Ponari lebih menyukai kondisinya saat ini dibanding kehidupannya di masa lalu.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ingat Ponari Si Dukun Cilik Ponari? Seperti Ini Kehidupannya Setelah Menginjak Dewasa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved