Indragiri Hulu
Punya Nama Serupa dengan Ustaz Abdul Somad Pria Ini Nyaleg di Indragiri Hulu
Bedanya Abdul Somad di Inhu ini masuk ke salah satu Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Penulis: Alex | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, TRIBUN- Nama Ustaz Abdul Somad saat ini semakin dikenal.
Aneka ceramah Ustaz Abdul Somad sangat ditunggu.
Meskipun ceramahnya banyak diunggah di Youtube, kehadiran langsung Ustaz Abdul Somad saat memberikan tausiah selalu ramai jemaah.
Di Riau nama Abdul Somad ternyata bukan hanya milik dai kondang yang juga dosen di UIN Sultan Syarif Kasim tersebut.
Seorang pria di Indragiri Hulu juga memiliki nama yang sama dengan Ustaz Abdul Somad.
Memiliki nama yang serupa tentu jamak terjadi di Indonesia.
Baca: Ustaz Abdul Somad Tausiah di Bengkalis, Lapangan Tugu Jadi Lautan Manusia
Baca: TGB dan Ustaz Abdul Somad Bertemu, Ternyata Ini Hasil Pertemuan yang Dibahas
Begitu juga dengan profesi.
Namun pria di Indragiri Hulu ini justru memiliki keduanya.
Nama dan profesinya sama dengan dai kondang Ustaz Abdul Somad atau dikenal juga dengan panggilan UAS.
Abdul Somad yang satu ini juga berprofesi sebagai ustaz.
Bedanya Abdul Somad di Inhu ini masuk ke salah satu Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Indragiri Hulu, yang sudah didaftarkan ke KPU Inhu pada Minggu (15/7).
Dapil IV tersebut meliputi 4 kecamatan, di antaranya Kecamatan Pasir Penyu, Kecamatan Lirik, Kecamatan Lala dan Kecamatan Lubuk Batu Jaya.
Baca: Korwil Riau Kepri Partai Golkar Pastikan Andi Rachman Nyaleg DPR RI
Baca: Benarkah PKS dan PAN Restui Prabowo Maju di Pilpres 2019? Ini Kata Gerindra
"Memang ada salah satu Bacaleg yang kita daftarkan ke KPU Inhu bernama Ustad Abdul Somad, kebetulan memang namanya sama dengan UAS," kata Bendahara DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto kepada Tribun, Senin (16/7).
Sekretaris Komisi V DPRD Riau ini juga mengatakan, pihaknya berharap PKB tahun 2019 ini mampu bersaing dengan partai lainnya, sehingga kader dan Bacaleg yang maju dari PKB bisa lebih banyak duduk di legislatif. (*)