Menteri BUMN Setujui Aset Pertamina Dijual, Ini Rincian 4 Keputusannya

Arief berkilah langkah korporasi untuk melakukan share down diambil agar Pertamina bisa terus berinvestasi.

Menteri BUMN Setujui Aset Pertamina Dijual, Ini Rincian 4 Keputusannya
KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah S
Ilustrasi logo PT Pertamina (Persero) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - PT Pertamina (Persero) telah mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN, Rini Soemarno untuk menjual sebagian saham (share down) di sejumlah proyek hulu migas dan kilang.

Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budiman mengatakan aksi korporasi untuk melakukan share down (menjual sebagian saham PT Pertamina) merupakan bagian dari strategi jangka panjang terkait kemitraan atau partnership yang sudah didiskusikan Pertamina sejak lama.

Arief berkilah langkah korporasi untuk menjual sebagian saham ini atau share down diambil agar Pertamina bisa terus berinvestasi.

"Kemitraan itu lumrah di berbagai sektor sehingga kami juga tetap bisa investasi untuk infrastruktur yang kritis untuk negara," kata Arief kepada Kontan.co.id, Kamis (19/7/2018).

Lebih lanjut Arief menegaskan dalam melakukan share down, Pertamina akan tetap menjadi pengendali dalam proyek-proyek hulu migas maupun proyek-proyek kilang.

Baca: 7 Titik Panas Terpantau di Dumai

Baca: Rampas Handphone Cewek Dua Jambret di Pelalawan Beraksi Pakai Motor Mahal

Baca: Keluar Penjara Bukannya Taubat Oknum Anggota Satpol PP di Pelalawan Justru Jadi Pengedar Sabu

"Dalam berbagai kemitraan ini Pertamina tetap memegang kendali. Prosesnya pastinya masih lama," ujar Arief.

Surat Kementerian BUMN tertanggal 29 Juni 2018 menyatakan Menteri BUMN telah menyetujui aksi korporasi untuk mempertahankan kondisi kesehatan keuangan Pertamina.

Sejumlah aksi korporasi yang sudah disetujui oleh Menteri BUMN seperti tertuang dalam surat tersebut adalah :

1. Share down aset aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan, dan bentuk lain) dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis lain, seperti akses ke aset hulu di negara lain.

2. Spin off bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).

Baca: Video Viral, Jembatan Rusak di Salo Kampar, Anak Sekolah Minta Diperbaiki

Baca: Mahasiswa Ini Selalu Berjalan 20 Mil ke Tempat Kerja, Ini Kejutan yang Diterima dari Perusahaan

Baca: Kisah Perburuan Ular Rakasa Kamis Kliwon Malam di Gua Unengan

3. Investasi tambahan dalam rangka memperluas jaringan untuk menjual BBM umum dengan harga keekonomian, seperti Pertashop.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved