Pelalawan

Pemkab Pelalawan Gelontorkan 2 Miliar untuk Bantuan Pendidikan, Ini Syarat Mutlak Penerima

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan mengelontorkan bantuan pendidikan sebesar Rp 2 Miliar kepada mahasiswa asal Pelalawan

.
Kolase bantuan pendidikan 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan mengelontorkan bantuan pendidikan sebesar Rp 2 Miliar kepada mahasiswa asal Pelalawan.

Bantuan akan direalisasikan paling lambat Bulan Agustus mendatang.

Baca: Pasar Modern Sorek Mangkrak, Pengelola Sudah Menyerah, Dewan Minta Pemkab Lakukan Ini

Para mahasiswa asal Pelalawan yang kuliah di luar daerah telah mendaftar dan memasukan berkasnya ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdaka) Pelalawan dua pekan lalu.

Seribuan berkas permohonan telah diterima dan sedang diperiksa oleh tim.

Baca: Pernah Rekam e- KTP di Hotel Furaya? Disdukcapil Riau Bagikan Lagi di GOR Tribuana Senin Ini

"Sekarang sedang tahap verifikasi berkas sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang kita umumkan. Sehari sebelum penutupan pendaftaran sudah sampai seribu lebih," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Akhmamul Hadi, kepada tribunpelalawan.com, Minggu (22/7/2018).

Akmamul Hadi menyatakan, persyaratan yang paling muktlak yakni untuk jurusan jenis eksakta Indek Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 sedangkan jurusan non eksakta IPK minimum 2,75, dibuktikan dengan transkip nilai terakhir yang diterbitkan universitas bersangkutan.

Baca: Nekat Tebang Pohon di Kawasan Lindung, Warga Sungai Apit Ini Ditangkap Polisi

Bantuan ini diperuntukan bagi mahasiwa yang sedang menjalani perkulian prgram Strata 1 (S1), Diploma 3 (D3), dan Diploma 2 (D2).

Pemda tidak mematok berapa banyak pendaftar hanya tenggat waktu yang dibatasi.

Namun semakin banyak permohonan, semakin sedikit pembagiannya.

Pemda hanya mengelontorkan dana sebanyak Rp 2 Miliar saja untuk tahun ini.

Anggaran itu akan dibagi rata berdasarkan jumlah pendaftar yang memasukan berkas persyaratan. Pembayaran dilakukan dengan cara ditransfer ke rekening mahasiswa pemohon, sesuai nomor rekening yang dilampirkan.

Baca: Peringati Hari Anak Nasional, BEM UR Long March dan Orasi di CFD

"Yang dibagi ini sifatnya bantuan pendidikan, bukan beasiswa. Cuman sekali dalam satu tahun saja," tukas Akhmamul Hadi.

Menurut dia, tahun lalu setiap penerima mendapatkan Rp 3 juta setelah dibagi antaran jumlah anggaran dengan total pendaftar.(*)

Penulis: johanes
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved