VIDEO: BBPOM Pekanbaru Amankan 13.254 Kosmetik & Obat Tradisional Ilegal Bernilai Rp 1,5 Miliar

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru mengamankan 13.254 kosmetik dan obat tradisional ilegal

Laporan videografer Tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru mengamankan 13.254 kosmetik dan obat tradisional ilegal dan mengandung zat berbahaya dengan total nilai Rp.1.526.594.200.

Kosmetik dan obat tradisional tanpa izin edar atau mengandung bahan berbahaya ini merupakan hasil upaya BBPOM Pekanbaru melakukan aksi penertiban pasar dari kosmetik ilegal atau mengandungn bahan berbahaya sejak 25 Juni 2018 lalu.

"Dalam aksi penertiban pasar ini BBPOM Pekanbaru telah memeriksa 39 sarana distribusi kosmetik, terdiri dari toko. Baik toko kosmetik di pasar ataupun pusat perbelanjaan modrn, salon, klinik kecantikan dan penjualan kosmetik online," jelas Kepala BBPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri saat menggelar jumpa pers, Senin (23/7/2018).

Baca: Jadwal Pengambilan KTP Elektronik di Disdukcapil Riau Dibagi Per Kecamatan, Cek Nama Anda di Sini

Baca: Putri Penarik Becak Ini Lulus Cum Laude di ITB, Dulu Panitia SNMPTN ITB Tak Percaya Nilai Raportnya

Baca: Live Streaming 2 Laga Liga 1 2018 Persela Vs Madura United dan PSMS Medan Vs PSM Makassar

Menurutnya, 26 dari 39 sarana distribusi tersebut dikatagorikan tidak memenuhi ketentuab karena menjual produk kosmetik tanpa izin edar atau menangdung zat berbahaya.

Kosmetik atau obat tradisional yang diamankan tersebut diantaranya berbentuk kosmetik perawatan kulit paketan, masker bibir, produk skincare dan parfum.

Tidak lanjut dari temuan tersebut, BBPOM Pekanbaru juga sudah bekerja sama dengan Polda Riau. Jika nantinya ada hal yang berkaitan dengan Pidana maka akan ditindaklanjuti Polda Riau.

Berkaitan dengan temuan tersebut, BBPOM juga meminta kepada para pelaku usaha untuk terus mentaati peraturan yang berlaku.

"Kepada masyarakat juga diharapkan agar lebih proaktif dalam memilih kosmetik yang dibeli terutama untuk pembelian kosmetik secara online dan ingat selaku melakukan Cek kemasan dalam kondisi baik, baca info pada labelnya pastikan memiliki izin edar Badan POM dan tidak melebihi masa kadaluarsa," himbaunya.

Masyarakat juga bisa menghububgi Unit layanan pengaduan konsumen Balai Besar POM Pekanbaru jika menemukan produk-produk bermasalah. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved