Breaking News:

Beras Ukuran Sachet 1,5 Kg Segera Diluncurkan, Dewan Minta Bulog Gencar Sosialisasikan ke Masyarakat

Badan Urusan Logistik (Bulog) diminta gencar melajukan sosialisasi terkait program beras ukuran sachet 1,5 kilogram, yang segera diluncurkan

Penulis: Alex
Editor: Budi Rahmat
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Para pekerja di Komplek Pergudangan Jadirejo Bulog Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau Pekanbaru tengah mengangkat beras sejahtera (Rastra) untuk disalurkan ke Kabupaten Pelalawan, Rabu (12/4/2017). Pihak Bulog memastikan stok beras di Riau dan Kepulauan Riau aman untuk enam bulan kedepan. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Badan Urusan Logistik (Bulog) diminta gencar melajukan sosialisasi terkait program beras ukuran sachet 1,5 kilogram, yang segera diluncurkan.

Baca: Tak Kantongi Izin, Satpol PP Kampar Segel Minimarket di Rimbo Panjang

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan jalannya program tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan hearing dengan pihak Bulog untuk mengetahui sudah sejauh mana program tersebut terlaksana.

Baca: Tak Kantongi Izin, Satpol PP Kampar Segel Minimarket di Rimbo Panjang

"Kami ingin tahu sudah sejauh mana sosialisasi program itu diketahui masyarakat, dan bagaimana tanggapan atau respon dari masyarakat sendiri. Karena kita lihat tujuan dari program ini sangat bagus dan sayang kalau masyarakat tidak tahu," kata Mansyur kepada Tribun.

Ditambahkannya, harga beras kemasan sachet 1,5 kg ini nantinya akan dijual dengan harga lebih kurang Rp 10.000. Namun diperkirakan menurutnya kemasannya akan sedikit lebih mahal.

Baca: Ditanya Soal Perlunya Surat Legal Terkait Keberadaan Tim Transisi, Begini Jawaban Sekdaprov Riau

Sedangkan beras yang akan digunakan menurut Mansyur adalah beras lokal yang dikemas dengan istimewa. Namun sejauh ini menurutnya masih wacana.

Baca: Cigarettes Wedding Bakal Manggung di Pekanbaru 27 Juli Nanti

"Namun untuk pastinya tentu saja kita akan mendengar langsung dari Bulog sendiri. Termasuk untuk launching beras sendiri kita masih menunggu informasi dari Bulog. Begitu juga dengan sosialisainya kita masih menunggu. Mudah-mudahan setelah ini kita akan menugundang Bulog untuk hearing," tuturnya. (ale)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved