Kampar

STIE Bangkinang Targetkan Terima Mahasiswa Pascasarjana Tahun Depan

Menurut Yusril, STIE Bangkinang memiliki 32 dosen berkualifikasi Master. Delapan orang di antaranya sedang mengambil

STIE Bangkinang Targetkan Terima Mahasiswa Pascasarjana Tahun Depan
Tribun Pekanbaru/Nando
STIE Bangkinang dan Yayasan Lembaga Pendidikan Kampar (YLPK) yang menaungi kampus tersebut menandatangani kontrak kerjasama dengan Tenaga Ahli, Selasa (24/0/72018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tenaga Ahli pengembangan Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang, DR. M. Yusril mengklaim STIE Bangkiang sudah laik membuka program Pascasarjana. Program yang akan dibuka adalah Magister Manajemen (MM).

Yusril mengatakan, kelaikan itu ditinjau dari segi akademis dan fasilitas yang dimiliki. Menurut dia, dalam upaya membangun Program Pascasarjana yang cukup menguras tenaga adalah pengurusan izin operasional.

"Saya lihat, semua sudah siap. Nggak ada kekurangan lagi. Ngurus izin ini nanti yang perlu usaha," ungkap Yusril berkisah dari pengalamannya membentuk Pascasarjana di beberapa kampus di Indonesia.

Baca: Turnamen Mobile Legends Berhadiah Rp 2 Miliar Tayang di Kompas TV, Ini Jadwal dan Wakil Indonesia

Menurut Yusril, STIE Bangkinang memiliki 32 dosen berkualifikasi Master.

Delapan orang di antaranya sedang mengambil program Doktor.

Artinya masih ada 26 dosen lagi yang harus didorong menjadi Doktor dalam waktu tiga tahun.

Yusril mengatakan, STIE Bangkinang menargetkan Program Pascasarjana dibuka tahun depan.

Perekrutan mahasiswa Pascasarjana perdana pada September 2019 dengan jumlah minimal 40 orang.

Baca: Bersaing dengan Juventus yang Rekrut Ronaldo, Inter Milan Disebut-sebut Incar Messi

Sebelum itu, izin operasional harus sudah dikeluarkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.‎ "Kita targetkan, Juli (2019) izin operasional sudah keluar," tandas Yusril.

Ia mengatakan, proposal fisik dan non-fisik direncanakan akan disampaikan kepada Kementerian pada Nopember 2018.

Kemudian kampus ekspos di Komisi X DPR RI pada Desember 2018 untuk mendapatkan rekomendasi dari DPR. (*)

Penulis: Fernando
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved