Pekanbaru

Disperindag Pekanbaru Gandeng Diskes dan BPOM untuk Awasi Jajanan di Area CFD

Pemko Pekanbaru akan memperketat pengawasan pada makanan yang dijual di area CFD. Pemko berkoordinasi dengan BBPOM

Disperindag Pekanbaru Gandeng Diskes dan BPOM untuk Awasi Jajanan di Area CFD
Tribun Pekanbaru/logo
Logo Kota Pekanbaru 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menjamurnya pedagang kuliner di kawasan Car Free Day setiap minggu pagi di Jalan Cut Nyak Dien membuat Pemko Pekanbaru memperketat dalam melakukan pengawasan.

Bahkan untuk mencegah terjadinya penggunaanya bahan berbahaya dalam makanan yang dijajakan di area CFD, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pekanbaru.

Baca: OJK Gelar ToT Keuangan Syariah Bagi Pengurus Pondok Pesantren

"Kita akan mengirim surat ke dinas Diskes dan BBPOM untuk bekerjasama melakukan pengawasan dan uji sampel terhadap makanan yang dijual di area CFD. Kami harus melakukan antisipasi sejak dini, karena jumlah pedaganf kuliner di area CFD semakin banyak dan warga yang berolahraga ke CFD setiap minggu pagi juga semakin banyan," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Rabu (25/7/2018).

Baca: DPRD Riau Gandeng Pakar Minyak untuk Perjuangkan PI 10 Persen dari Pengelolaan Blok Rokan

"Pengawasan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen yang berbelanja makanan di area CFD," imbuhnya.

Berdasarkan data yang dirangkun di Disperindag, jumlah pedagang kuliner yang berjualan di area CFD mencapai 452 pedagang. Rata- rata merupakan pedagang lama yang pernah berjualan di area CFD sebelumnya di Jalan Diponegoro. Bahkan angka ini dipastikan akan terus bertambah, sebab masih ada ratusan pedagang lagi yang sedang mengurus izinnya untuk berjualan dilokasi CFD.

Baca: Lakukan Persiapan Ini Agar Tak Melewatkan Gerhana Bulan 28 Juli Dini Hari

"Masih ada 220 warga lagi dalam daftar tunggu. Belum bisa keinginan mereka kita penuhi mengingat luas area yang ada saat ini," katanya.

Baca: Tiga Pemuda Ini Diamankan Polisi Saat Pesta Sabu-Sabu, Polisi Dapati Barang Bukti Ini

Saat ini pihaknya sedang menggesa pembuatan Kartu Tanda Daftar (KTD) yang akan diberikan kepada setiap pedagang. Sebab dari keseluruhan jumlah pedagang masih ada sekitar 100an lagi belum memiliki KTD

Baca: Tiga Pemuda Ini Diamankan Polisi Saat Pesta Sabu-Sabu, Polisi Dapati Barang Bukti Ini

"Dari 452 pedagang masih ada sekitar 100an lagi belum punya KTD iti yang kami gesa. Yang jelas dalam waktu dekat kami akan koordinasi dengan Diskes dan BBPOM menghindari bercampurnya zat berbahaya dalam makanan dan minuman yang dijual para pedagang," pungkasnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved