Indragiri Hulu

Kesepakatan Kedua Belah Pihak, Konflik Tapal Batas Desa Siambul dan Desa Pejangki Tuntas

Konflik tapal batas antara Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku dan Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal,Inhu sampai pada tahap final.

Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Camat Batang Cenaku, Basuki menandatangani berita acara kesepakatan penyelesaian tapal batas antara Desa Siambul dan Desa Pejangki dan disaksikan oleh Sekda Inhu, Hendrizal. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT- Konflik tapal batas antara Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku dan Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sampai pada tahap final.

Hal ini terwujud ketika terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak dan disaksikan oleh Camat masing-masing desa dan juga Pemerintah Kabupaten Inhu.

Baca: Semoga Cair Dana 50 Miliar untuk HIPMI, Bisa Dipinjam Sebagai Modal Kembangkan Usaha

Kepala Bagian Pertanahan Setdakab Inhu, Raja Fachrurazi mengungkapkan kesepakatan antara kedua belah pihak dibuktikan dengan adanya berita acara kesepakatan yang ditandatangani sejumlah pihak. Beberapa pihak yang turun bertandatangan di berita acara kesepakatan itu, antara lain Kapala Bagian Pertanahan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Camat Batang Cenaku, Camat Batang Gansal, Kepala Desa (Kades) Pejangki, Kades Siambul, Kepala BPD Pejangki, Kepala BPD Siambul, Ketua Tim 9 Desa Pejangki, dan Ketua Tim 9 Desa Siambul.

Baca: 54 Sekolah di Pulau Padang Ikuti Sosialisasi Desa Bebas Api, Sailal: Cegah Karhutla Harus Sejak Dini

"Dalam berita acara kesepakatan itu sudah disepakati bersama ada 33 titik yang menjadi tapal batas antara kedua desa," kata Raja Fachrurazi, Rabu (25/7/2018). 33 titik tersebut juga sudah dimasukan ke dalam peta antar desa yang menjadi lampiran pada berita acara kesepakatan tersebut.

Baca: Kadis Mahyuddin: Pekanbaru Baru Menuju Kota Layak Anak, Ini Penjelasannya

Penandatangan kesepakatan itu juga disaksikan oleh Sekda Inhu, Hendrizal.

Kemudian Raja Fachrurazi menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Mengingat saat ini banyak konflik antara desa dikarenakan belum tuntasnya tapal batas antar desa tersebut.

"Ini memang sangat jarang terjadi, dan ini bisa menjadi percontohan bagi desa lainnya," kata Fahcrurazi.

Baca: Kesbang Pol Rohul Gelar Forum Diskusi Deradikalisasi

Tindak lanjut penandatanganan berita acara kesepakatan itu, selanjutnya Kabag Pertanahan Setdakab Inhu akan mengusulkan pembuatan Surat Keputusan (SK) Bupati. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved