Pilgub Riau 2018

VIDEO: KPU Riau Akan Evaluasi Angka Partisipasi Pemilih

Semua jadwal dan tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 telah selesai dilakukan

Laporan Videografer Tribunpekanbaru.com,Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Semua jadwal dan tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 telah selesai dilakukan oleh KPU Riau.

Pleno penetapa Paslon terpilih Syamsuar-Edy Natar Nasution, Selasa kemarin (24/7/2018) menjadi tahapan terakhir. Meski sudah berakhir menurut Ketua KPU Riau, Nurhamin masih ada beberapa tugas yang harus diselesaikan KPU terkait dengan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

"Kita juga akan melakukan evaluasi dan tentu saja tidak ada yang sempurna. Kami akan melakukan evaluasi segala sesuatu, termasuk pertanggungjawaban keuangan. Ini salah satu tugas kami sebagai penyenggara yang menggunakan dana hibah," jelas Nurhamin kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Gubernur Terpilih Syamsuar Ajak Warga Bangun Riau. KPU Tetapkan Hasil Pilkada Riau 2018

Menurutnya hal tersebut bagian yang tidak kalah penting untuk pertanggungjawaban kepada publik.

"Ini yang akan menjadi konsen kami setelah ini (Tahapan Pilgubri,red). Kita lihat hasil Pilkada sudah dan kita nikmati bersama tapi secara institusi tinggal pertanggungjawaban kegiatan keuangan yang sudah dihibahkan kepada kami," lanjutnya.

KPU Riau Akan Evaluasi Angka Partisipasi Pemilih

Selain pertanggungjawaban keuangan menurut Nurhamin persoalan partisipasi pemilih dalam Pilgubri akan menjadi perhatian khusus.

Baca: Member TFC Premium Sekarang Bisa Menikmati Gratis Kopi Kesabaran di Dafam Hotel

Angka partisipasi Pemilih ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun yang menjadi persoalan angka tersebut tidak naik secara signifikan sehingga jika dibandingkan dengan Provinsi lain, Riau menjadi yang terendah.

Lebih lagi jika melihat target partisipasi KPU RI 77,5 persen sedangkan partisipasi pemilih di Riau diangka 59,25 persen.

"Ekspektasi kita itukan 77,5 persen. tapi angka ini sebetulnya tidak menurun kalu kita bandingman Pilgub 2013 lalu hanya 54 persen. Kuantitas kita memang tidak tercapai tapi secara kualitas kita aminkan, bersama kita nikmati. Tidak ada gugatan, situasi, tahapan berlangsung aman dan dami," paparnya.

Baca: DPRD Pekanbaru Minta BBPOM Rutin Gelar Razia Kosmetik Ilegal

Dalam waktu dekat KPU Riau juga akan memfokuskan dan melakukan riset untuk melihat apa saja yang menjadi faktor-faktor penyebab tidak hadirnya pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Apakah nantinya ini berkaitan dengan sosialisasi atau pemilih atau tentang ketertarikan proses kampanye paslon dan tim kampanyenya. Ini harus kita lihat dulu sehingga apa yang kita harapkan secara kualitas dan kuantitas Pilkada tadi bisa tercapai dimasa mendatang. Nanti ini harus diriset dulu, karena kita juga sebelumnya pernah riset juga untuk antisipasi titik kerawanan," ujarnya. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved