Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gempa Lombok

Pendaki Gunung Rinjani Pasca Gempa Lombok Belum Bisa Dievakuasi, BNPB Ungkap Penyebabnya

Dari total 689 pendaki yang masih terjebak di Taman Nasional Gunung Rinjank (TNGR) akibat gempa Lombok, satu pendaki yang meninggal dunia.

Editor: Sesri
Ist/Tribunnews.com
Kondisi terkini retakan di kawasan Gunung Rinjani, Senin (30/7/2018), pasca terjadinya gempa 6,4 skala richter yang mengguncang Lombok dan Sumbawa. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Dari total 689 pendaki yang masih terjebak di Taman Nasional Gunung Rinjank (TNGR)  akibat gempa Lombok, satu pendaki yang meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB.

"Korban atas nama Muhammad Ainul Muksin, 26 tahun, pendaki asal Makassar," ujarnya, Senin (30/7/2018).

Ainul sendiri, menurut Sutopo, meninggal dunia akibat tertimpa material longsor di jalur pendakian Gunung Rinjani.

"Hingga saat ini masih tahap evakuasi, jadi korban pendaki atas nama Muhammad Ainul Mukhsin masih berada di atas," tambahnya.

Ainul sendiri, diujarkan Sutopo, merupakan mahasiswa dan meninggal di Pelawangan.

Baca: BMKG Catat 11 Gempa Susulan Terjadi Lagi di Lombok Sejak Dini Hari

Baca: Kepala Balai TNGR: Ratusan Pendaki Masih di Kawasan Gunung Rinjani Pasca Gempa Lombok

Baca: Kepala Bappeda Disiram Pakai Air Parit, Gara-gara Kepergok dengan Wanita di Kamar

Baca: The Scared Riana Bikin Juri Americas Got Talent 2018 Ketakutan Lagi, Lakukan Hal Ini pada Mel B

Terkait kondisi korban pendaki yang meninggal, Sutopo menegaskan bahwa proses evakuasi pendaki yang ada di gunung lebih berat daripada yang ada di daerah.

Diutarakan Sutopo, hal tersebut dikarenakan ada dua jalur yang pendakian Gunung Rinjani, yakni jalur Senaru dan Sembalun.

"Jika berjalan kaki dari jalur Senaru, ujar Sutopo, membutuhkan waktu 7 sampai 10 jam. Kalau dari Sembalun, butuh waktu 8 sampai 10 jam," pungkas Sutopo. (*) 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved