Aturan Baru BPJS Kesehatan Bikin Bingung Pasien, Ini yang Wajib Anda Tahu

BPJS Kesehatan menerapkan aturan baru terkait penjaminan katarak, rehabilitasi medik dan persalinan dengan bayi sehat.

Aturan Baru BPJS Kesehatan Bikin Bingung Pasien, Ini yang Wajib Anda Tahu
tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menerapkan aturan baru terkait penjaminan katarak, rehabilitasi medik dan persalinan dengan bayi sehat.

Aturan baru ini ternyata membuat pasien kebingungan.

Pantauan Tribunnews.com di sejumlah Rumah Sakit, tak jarang pasien harus menelan kekecewaan karena aturan ini.

Banyak pasien tak mengetahui jika telah ada perubahan peraturan ini.

Dampaknya, pasien pun harus pulang karena tak bisa mendapatkan pelayanan BPJS seperti biasanya.

"Lo, kemarin ibu saya masih bisa terapi. Kan belum ganti bulan ini," tanya seorang pasien kepada petugas di salah satu Rumah Sakit Swasta di kawasan Tangerang Selatan.

Pasien ini terlihat membawa setumpuk dokumen untuk persyaratan terapi di poli Rehabilitasi Medik.

Baca: Heboh Biaya Persalinan, Katarak dan Fisioterapi Tak Lagi Dijamin BPJS Kesehatan, Ini Faktanya

Baca: BPJS Kesehatan Klaim 80 Persen Penduduk Dumai Peserta Program JKN-KIS

Petugas pun menjelaskan jika saat ini BPJS mengubah aturan pada pelayanan terapi pasien Rehabilitasi Medik.

BPJS menerapkan untuk Rehabilitasi Medik yakni mulai pelayanan fisioterapi hingga layanan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus frekuensi maksimal dua kali seminggu atau 8 kali sebulan.

Perubahan ini termasuk jadwal konsultasi dan evaluasi ke dokter spesialis Rehabilitasi Medik.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved