Tak Hanya yang Indah-indah Saja,  Jatuh Cinta Juga Bisa Bikin Stres, Benarkah?

berbagai penelitian menerangkan apa yang terjadi pada otak dan tubuh manusia saat jatuh cinta.

Tak Hanya yang Indah-indah Saja,  Jatuh Cinta Juga Bisa Bikin Stres, Benarkah?
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada yang bilang saat jatuh cinta hati seolah berbunga-bunga.

Bahkan ada lirik lagu yang menyatakan saat jatuh cinta berjuta rasanya, berjuta indahnya.

Ketika jatuh cinta, berbagai reaksi terjadi dalam tubuh manusia.

Baca: Bintang Korea Song Hye Kyo dan Park Bo Gum Beradu akting di Drama Boyfriend, Ini Jadwal Tayangnya

Meskipun lebih sering dianggap sebagai sebuah emosi yang positif, ternyata nggak selamanya jatuh cinta membawa bahagia, lho.

Dilansir Tribunpekanbaru.com dari National Geographic Indonesia, berbagai penelitian menerangkan apa yang terjadi pada otak dan tubuh manusia saat jatuh cinta.

Ternyata, kadar kortisol meningkat ketika manusia mengalami jatuh cinta di tahap awal.

Kortisol merupakan hormon yang berkaitan dengan stres.

 
Baik perempuan maupun laki-laki memiliki hormon kortisol.

Peningkatan kortisol umumnya hanya terjadi pada tahap awal manusia jatuh cinta.

Baca: Ruben Onsu Ungkap Keputusan Denada Jual Apartemen 

Sebab, seseorang bisa jadi masih bertanya-tanya apakah orang yang dicintainya merasakan hal yang sama.

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved