Neysa Bingung Mau Vaksin Anak
Adanya Polemik kehalalan vaksin Measles Rubella dari Pemerintah yang rencananya sudah dimulai pencanangan Agustus ini membuat
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: David Tobing
Laporan Nasuha Nasution
TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Adanya Polemik kehalalan vaksin Measles Rubella dari Pemerintah yang rencananya sudah dimulai pencanangan Agustus ini membuat masyarakat kebingungan. Banyak masyarakat bahkan enggan ikut imunisasikan anaknya.
Seperti Neysa Lianda misalnya ibu rumah tangga ini bingung harus ikuti yang mana, disatu sisi vaksin sangat penting untuk kekebalan tubuh si buah hatinya.
Disisi lain mendengar adanya informasi dari MUI yang menyebut belum ada sertifikat halal membuat Ia mengurungkan niatnya.
Baca: Pengungkapan 10 Kg Sabu, BNNP: Tersangka Sudah Dua Kali Bawa Sabu dari Siak ke Palembang
"Jadi kita harus bagaimana ya, nanti dikasih vaksin katanya tidak punya sertifikat halal, sementara vaksin juga penting, "ujar Neysa bingung.
Sebenarnya tidak hanya Neysa tapi banyak ibu rumah tangga lainnya juga mengalami hal yang sama seperti Yuni Suci, ibu rumah tangga asal Tambusai Rokan Hulu ini juga bingung harus bagaimana.
" Kami bingung ibu - ibu di sini katanya belum ada sertifikat halal, nggak mungkin dong dikasih ke anak, "ujar Yuni.
Baca: Politisi PKS Minta Pemprov Riau Hentikan Vaksinasi MR
Yuni juga mengaku akan terus mengikuti informasi dan berharap nantinya ada sertifikat halal pada vaksin yang akan diberikan kepada anaknya tersebut, karena jika Vaksin nya masih belum ada sertifikat halal, Ia tidak akan ikut imunisasi.
" Semoga nanti diurus sertifikatnya kan wajar kayak vaksin Jemaah Haji juga dulu sempat diprotes kan, "ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/siswa-smp-binsus-dumai-imunisasi-vaksin-mesles-rubella_20180801_144649.jpg)