Breaking News:

Pekanbaru

Pasangan Bukan Suami Istri Pelaku Aborsi Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Pasangan kekasih yang melakukan aborsi akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak. Keduanya terancam penjara 15 tahun

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Budi Rahmat
Istimewa
Terungkap habis melakukan aborsi, pasangan luar nikah yang terjaring Operasi Cipta Kondisi Polres Pelalawan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pasangan bukan suami istri, yakni IS (27) dan ND (28), pelaku aborsi yang diamankan petugas di Wisma Sarinah, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (24/7/2018) lalu kini sedang menjalani proses hukum di Mapolresta Pekanbaru.

Baca: Dilepas dari Mesjid Ulul Azmi, Ini Jadwal Lengkap Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Pelalawan

Yakni di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Mereka diamankan saat berada dalam sebuah kamar oleh petugas yang menggelar razia.

Kepada petugas, mereka beralasan ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan.

Baca: Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Sayembara Menulis Cerita Rakyat Berbahasa Minang. Ini Dia Syaratnya

Saat diintrogasi petugas, ternyata mereka bukanlah pasangan resmi suami istri.

Petugas juga menaruh curiga kepada sang perempuan, ND yang terlihat begitu pucat dan lemas.

Akhirnya setelah diintrogasi lebih lanjut, mereka pun mengaku sudah melakukan aborsi.

Baca: Banyak Pejabat yang Tak Ikut Rakor dengan Bapenda, Bupati Wardan: Tak Mampu Bekerja, Mundur

Namun praktir aborsi keduanya dilakukan di sebuah hotel di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.

Mereka juga mengaku menyimpan janin hasil hubungan gelap itu di dalam jok sepeda motor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved