seleb

Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari dalam Kasus Video Porno Diprapradilankan

Kasus dua video porno pada 2010, yang disebut memperlihatkan hubungan intim antara Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari, sudah digulirkan kembali.

Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari dalam Kasus Video Porno Diprapradilankan
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Luna Maya hadir dalam acara pembukaan Sugar Beauty Bar di SCBD, Jakarta Selatan, pada Senin (10/10/2016). 

Kasus dua video porno pada 2010, yang disebut memperlihatkan hubungan intim antara Ariel dengan artis peran Luna Maya dan artis peran Cut Tari, sudah digulirkan kembali.

TRIBUNPEKANBARU.COM,  JAKARTA - Kasus dua video porno pada 2010, yang disebut memperlihatkan hubungan intim antara vokalis Nazril Irham atau Ariel dengan artis peran Luna Maya dan Ariel dengan artis peran Cut Tari, sudah digulirkan kembali.

Kali ini LSM (lembaga swadaya masyarakat) bernama Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan permohonan praperadilan atas status tersangka Cut Tari dan Luna Maya.

Permohonan itu masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Juni 2018, dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia sebagai termohon satu dan Jaksa Agung sebagai termohon dua.

Baca: Kasus Video Porno, Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari Dipraperadilankan

"Video itu, kasus praperadilan. Praperadilan masuk pada hari Selasa, 5 Juni 2018, perkara no 70/pid.prap/2018PN Jaksel. Pemohon dalam praperadilan ini adalah LSM (lembaga swadaya masyarakat) Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia disingkat LP3HI," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, ketika ditemui di kantornya, Jumat (3/8/2018).

LP3HI mengajukan permohonan itu untuk menghentikan penyidikan secara hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari.

"Kemudian, memerintahkan kepada termohon satu untuk memberitahukan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya kepada penuntut umum yaitu termohon dua," lanjut Achmad Guntur.

Sidang perdana permohonan praperadilan tersebut sudah digelar pada 2 Juli 2018.

"Kemudian, pada 5 Juli (2018), para termohon tidak hadir. Maka ditundalah persidangan pada Senin 16 Juli. Itu pihak ternohon enggak hadir juga. Kemudian, 30 Juli 2018, dari situlah berjalan persidangannya," ucap Achmad Guntur.

Pada 7 Agustus 2018 sidang putusan akan dilangsungkan. "Karena kan praperadilan itu tujuh hari harus putus. 31 Juli jawaban pembuktian, Rabu 1 Agustus kesimpulan, putusan tanggal 7 Agustus," ucapnya.

Untuk kasus tersebut, Ariel divonis bersalah, menjalani hukuman penjara, dan kemudian bebas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tari dalam Kasus Video Porno Dipraperadilankan", https://entertainment.kompas.com/read/2018/08/03/154329610/status-tersangka-luna-maya-dan-cut-tari-dalam-kasus-video-porno.
Penulis : Dian Reinis Kumampung
Editor : Ati Kamil

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved