Eksklusif

135 Penderita Gangguan Jiwa Dipasung. Ini Tanggapan Dinas Kesehatan Riau

Saat ini stigma ODGJ yang dianggap aib dan harus dijauhkan dari keluarga masih terjadi.

135 Penderita Gangguan Jiwa Dipasung. Ini Tanggapan Dinas Kesehatan Riau
http://bali.tribunnews.com
Foto ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau merujuk pada riset di tahun 2013 lalu, menunjukan potensi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Riau 0,9/1.000. Artinya dari 1.000 orang potensi ODGJ 0,9 orang.

Sementara berdasarkan data yang dihimpun hingga 2016, jumlah ODGJ di Riau mencapai 5.495.

Sedangkan tahun 2017 jumlah ODGJ yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau mencapai 367 orang.

Sedangkan ODGJ yang dipasung tahun 2017 mencapai 135 orang.

Baca: Nenek Ini Terpaksa Rantai Cucunya. Alasannya Bikin Sedih

Baca: Video: 18 Orang Dipasung di Kabupaten Ini. Salah Siapakah?

Baca: Ini Dia Alur Penerimaan dan Perawatan Pasien Gangguan Jiwa di RSJ Tampan Pekanbaru

"Untuk saat ini data riset terakhir 2013 dimana 0,9/1000 ODGJ di Riau, dan sampai sekarang belum ada riset kesehatan terkait ODGJ, tahun depan baru dilakukan," ujar Kasi Penyakit Tidak Menular Kesehatan Jiwa dan Nafza Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Bebe Gani kepada Tribun, Rabu (1/8/2018) lalu.

Saat ditanya untuk data perkembangan dari tahun ke tahunnya Dinas Kesehatan tidak punya data perbandingan dari tahun sebelumnya apakah mengalami peningkatan jumlah. Namun diperkirakan meningkat terus dari sebelumnya.

"Kami tidak memiliki data pembanding dan untuk data 2018 saja kami baru akan menerima dari kabupaten/kota pada akhir tahun," jelas Bebe.

Biasanya untuk pendeteksian awal ODGJ ini diketahui melalui pelayanan kesehatan mulai dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), RSUD daerah dan terakhir RSJ Tampan.

Mencermati angka dari Dinkes Riau ini, sangat jomplang dengan jumlah pasien ODGJ yang ditangani RSJ Tampan.

Sepanjang 2017 saja, RSJ Tampan merawat sampai 21 ribu pasien ODGJ yang sebagian besar berasal dari Riau.

Halaman
123
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved