Saat Berpidato Drone Meledak, Presiden Maduro Selamat, Tapi 7 Tentara Terluka

Presiden Nicolás Maduro diserang drone saat berpidato di Caracas, Venezuela.

Saat Berpidato Drone Meledak, Presiden Maduro Selamat, Tapi 7 Tentara Terluka
AFP/Getty Images
Jendela-jendela terbakar di dekat tempat Presiden Maduro berpidato. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Nicolás Maduro diserang drone saat berpidato di Caracas.

Bahkan upaya itu terekam kamera karena saat berpidato Presiden Venezuela tersebut sedang ditayangkan langsung di televisi.

Presiden Maduro dalam kondisi baik namun tujuh tentara terluka akibat serangan tersebut.

Menteri Komunikasi Jorge Rodriguez mengatakan ini adalah upaya pembunuhan Maduro.

Maduro sedang berpidato di sebuah acara militer di lapangan terbuka ketika dia dan pejabat lainnya tiba-tiba melihat ke atas dan terkejut. Audio kemudian terputus.

Puluhan tentara terlihat melarikan diri sebelum siaran televisi dihentikan.

Baca: Peringati Global Tiger Day 2018, Ini Aksi Tiger Heart Riau

Ledakan keras juga bisa terdengar di rekaman.

Menteri Rodriguez mengatakan serangan itu terjadi ketika Maduro berpidato di acara yang menandai ulang tahun tentara Venezuela ke-81.

Dua drone bermuatan bahan peledak meledak di dekat podium presiden, tambahnya.

Menteri Komunikasi itu menuduh oposisi sayap kanan negara itu yang berada di balik serangan.

Halaman
123
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved