Eksklusif

Video: 18 Orang Dipasung di Kabupaten Ini. Salah Siapakah?

Mayoritas dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu dan berpendidikan rendah.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah ODGJ mencapai angka 256 jiwa dan 18 di antaranya dipasung.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Meranti, M Fahri mengungkapkan, 18 ODGJ yang dipasung tersebut terdapat di luar Selatpanjang.

Paling banyak kasus OGDJ yang dipasung terdapat di wilayah Puskesmas Bandul, Kecamatan Merbau.

ODGJ yang dipasung di wilayah itu kata Fahri mencapai 8 orang.

Baca: Nenek Ini Terpaksa Rantai Cucunya. Alasannya Bikin Sedih

Baca: VIDEO TEASER EKSKLUSIF: Ratusan ODGJ Hidup Dipasung

Baca: Hindari Hutang, Nenek 60 Tahun Nekat Operasi Plastik, Lihat Perbedaannya!

"Lainnya terdapat di wilayah Puskesmas Kedaburapat dan Puskemas Anak Setatah. Kalau di Puskesmas Selatpanjang tidak ada lagi," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, praktik pemasungan yang berjalan saat ini sebenarnya bukan diikat atau lebih buruk seperti yang tergambar oleh masyarakat awam.

Menurut Fahri, pasung yang dilakukan warga terhadap anggota keluarganya yang ODGJ, yaitu dengan membatasi ruang gerak mereka.

"Ada yang ditempatkan di pondok dan ada juga di rumah namun tidak diperbolehkan ke luar rumah. Jadi bukan diikat kaki dan tangannya atau memang dipasung dalam artian ekstrem. Namun, dalam istilah kesehatan masih memakai kata pasung," ujarnya.

Fahri mengaku sudah memberi pemahaman terhadap keluarga 18 ODGJ tersebut.

Mayoritas dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu dan berpendidikan rendah.

Halaman
1234
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved