Polisi Selidiki Apakah Ada Unsur Hipnotis dalam Kasus Pencurian Terhadap WNA Asal Singapura

Kasus pencurian uang milik Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura bernama Hamidah binti Abdullah pada Jumat (3/8/2018) siang lalu.

Polisi Selidiki Apakah Ada Unsur Hipnotis dalam Kasus Pencurian Terhadap WNA Asal Singapura
Istimewa
Hamidah binti Abdullah, WNA asal Singapura kehilangan sejumlah barang berharga seperti uang dan kartu penting lainnya. Dia dipaksa naik ke mobil oleh OTK saat tengah berjalan di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (3/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru kini masih menyelidiki kasus pencurian uang milik Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura bernama Hamidah binti Abdullah pada Jumat (3/8/2018) siang lalu.

Hamidah mengaku saat dirinya sedang berjalan kaki di tepi Jalan Jenderal Sudirman, dia dihampiri sebuah mobil.

Salah seorang di dalam mobil tersebut, lalu pura-pura bertanya dengan korban. Hingga singkat cerita, korban dipaksa dan dibawa dengan mobil tersebut.

Baca: Hasni Disembunyikan Dukun di Balik Gundukan Batu Bercelah 1x1,5 meter Selama 15 Tahun

Tas miliknya berisi sejumlah uang diambil. Korban lalu diturunkan pelaku di Jalan Arifin Achmad.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi, Senin (6/8/2018) mengatakan, proses penyelidikan kini masih berjalan.

"Belum tahu motifnya, masih kita dalami. Apakah ada unsur hipnotis juga, atau memang dipaksa masuk. Masih kita dalami. Namun sementara dari keterangan korban, bisa kita katakan pencurian dengan kekerasan (curas). Kita tunggu perkembangan penyelidikan," terang dia.

Bimo menjelaskan, selain dari korban, nanti pihaknya juga akan memintai keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi saat kejadian.

Baca: VIDEO: Suasana Pemberangkatan 23 Kloter 18 JCH Pelalawan dari Batam

Rekaman kamera pengawas dari sekitar TKP juga akan diperiksa guna mengidentifikasi pelakunya.

Diduga, korban sudah diintai sejak dari tempat penukaran uang (money changer).

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved