Breaking News:

Tuntut Masalah Insentif, Driver Unjuk Rasa ke Kantor Go Jek di Pekanbaru

Pemberlakukan insentif yang tidak sesuai menjadikan ratusan driver ojek online unjukrasa ke kantor PT Gojek Indonesia yang ada di Kota Pekanbaru

ist
Don Marzal saat melakukan aksi di kantor PT. Gojek Indonesia di Pekanbaru, Senin (6/8/2018) 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Ratusan driver ojek online Go Car Kota Pekanbaru, melakukan aksi demo di Kantor PT. Gojek Indonesia yang ada di Kota Pekanbaru tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (6/8/2018).

Baca: Live Streaming Liga 1 2018 Derby Mahakam Borneo FC Vs Mitra Kukar Pukul 18.30 WIB

Aksi demo ini dilakukan lantaran insentif yang diberlakukan PT Go Jek Indonesia per 4 Agustus 2018 diturunkan dari Rp 220.000 menjadi 90.000.

Baca: Aliran Dana dari Global Fund Terputus, KPA Dumai Andalkan Anggaran Daerah

Baca: Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok di Pekanbaru

Hal ini dinilai merugikan mereka sebagai mitra Go Jek Indonesia. Bahkan pemotongan ini dinilai tidak memiliki alasan yang jelas.

"Kami dari mitra GoCar Pekanbaru hanya menyampaikan aspirasi secara damai atas beberapa point kebijakan PT Go Jek Indonesia (GI)," kata Koordinator Lapangan (Korlap), Zulsepti.

Penurunan insentif yang sangat tajam ini, menurut Zul, sangat merugikan mereka.(*)

Baca: Gempa Lombok, Viral Video Imam Tak Bergeming Saat Gempa, Ustaz Yusuf Mansur Sampai Nangis

Zul dan rekan-rekan meminta pihak PT GI menyampaikan aspirasi mereka kepada kantor Pusat PT GI di Jakarta.

"Agar ini bisa disampaikan kepihak pusat jakarta. (Tuntutan) Pertama, kita berbentuk petisi. Jika tidak dipenuhi, maka akan merembukan dengan jumlah yang lebih besar," tegas Zul. 

Selain itu seorang driver gocar bernama Don Marzal juga bersikukuh akan mogok makan sampai aspirasi mereka dipenuhi oleh pihak Go Jek Indonesia.

 "Sungguh demi Allah ini saya lakukan ini demi saya sendiri dan juga untuk rekan-rekan kita sesama driver gocar di kota Pekanbaru yang merasa diinjak-injak dan dijajah PT Go Jek Indonesia," ujarnya.(*)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved