Breaking News:

Kakek Ini Pasang 11 Ponsel di Sepedanya, Tiap Bulan Habiskan Rp 21 Juta, Ternyata Untuk Hal Ini

Ada-ada saja hobi setiap orang di dunia ini. Termasuk yang sedang sedang ditekuni seorang kakek yang hobi main game.

Editor: Muhammad Ridho
Screengrab via Oddity Central
Inilah 11 ponsel yang dipergunakan kakek asal Taiwan bernama Chen Sanyuan untuk berburu Pokemon Go. Setiap ponsel dilengkapi power bank berkualitas tinggi sehingga dia mampu berburu 20 jam setiap hari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada-ada saja hobi setiap orang di dunia ini. Termasuk yang sedang sedang ditekuni seorang kakek yang hobi main game.

Seperti diketahui, game Pokemon Go mungkin sudah tidak lagi menjadi booming pada Juli 2016.

Namun, permainan itu ternyata masih punya penggemar berat.

Baca: Tangis TGB Pecah saat Kunjungi Lokasi Gempa, Lombok Utara Wilayah Paling Parah, Lihat Videonya

Baca: DPRD Pekanbaru Yakin Lelang Sampah Zona I Tak Akan Ada yang Berani Main-main

 
Di Taiwan, seorang kakek berusia 70 tahun asal Taiwan begitu keranjingan bermain Pokemon Go hingga melakukan modifikasi di sepedanya.

Chen Sanyuan mengayuh sepedanya menyusuri jalanan di Taipei sembari memperhatikan Pokemon Go yang ada di ponselnya.(Screengrab via Oddity Central)
Chen Sanyuan mengayuh sepedanya menyusuri jalanan di Taipei sembari memperhatikan Pokemon Go yang ada di ponselnya.(Screengrab via Oddity Central) ()

Dilaporkan Oddity Central Selasa (7/8/2018), Chen Sanyuan sampai memiliki 11 ponsel yang semuanya punya akun berbeda.

Ponsel itu dipasang di setang sepeda yang telah dimodifikasi, ditambah dengan 11 power bank yang ditaruh di keranjang kecil.

Modifikasi tersebut membuat Chen mampu mengarungi Taipei, dan berburu Pokemon selama 20 jam setiap hari.

Kiprahnya menjadi viral setelah seorang netizen mengunggah fotonya sedang berhenti memperhatikan layar ponsel di Reddit.

Chen tidak saja menjadi bahan pertanyaan orang-orang yang kebetulan melintas dan bertemu dengannya. Namun juga media Taiwan.

Dia menjelaskan, kecintaannya akan permainan yang dibuat pengembang Amerika Serikat (AS) Niantic itu berawal ketika cucunya memperkenalkannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved