Kronologi Tewasnya Sopir Taksi Online di Sumedang, Diduga Ada Hal yang Tak Direncanakan Pelaku

Sopir taksi online yang tewas dianiaya dan jasadnya dibuang di kawasan Perhutani,Kabupaten Sumedang, ternyata dianiaya di jalan tol.

Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online, L dan R 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SUMEDANG - Sebelum dibunuh, Soeharto alias Alex, sopir taksi online yang jasadnya ditemukan di kawasan Perhutani, Sumedang ternyata dianiaya terlebih dahulu.

Hal itu terungkap dari keterangan Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo saat ditemui Tribun Jabar, di halaman Mapolres Sumedang, Selasa (7/8/2018).

Menurut keterangan AKBP Hartoyo, sopir taksi online yang tewas dianiaya di jalan tol.

Kapolres Sumedang itu pun menjelaskan kronologi peristiwa.

Para pelaku sebelumnya memesan taksi tersebut secara offline di daerah Pasar Cakung.

"Jadi para pelaku kepada korban memesan taksi untuk diantarkan ke Subang, setelah sampai di Subang, beli rokok dan permen, balik lagi ke arah Cikampek, minta di antarkan ke Cikampek," ujar AKBP Hartoyo.

Baca: Korban Menolak Saat Diajak Hubungan Intim oleh 2 Pria, Mayatnya Lalu Ditemukan dalam Sumur

Baca: Korbannya Bukan Cuma Ferin Anjani, Kejahatan 2011 Diulang Lagi oleh Pelaku, Sama Sadisnya

Dari arah tol Cikampek, lanjut AKBP Hartoyo, kendaraan kembali ke Tol Cipali.

Di Kilometer 114, menurut Kapolres Sumedang tersebut, korban disuruh ke pinggir.

Di lokasi tersebutlah dilakukan penganiayaan pada korban.

"Korban dihabisi menggunakan tangan kosong, dianiaya secara bersama-sama," ujar AKBP Hartoyo.

Halaman
123
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved