Manfaatkan Bebas Visa Indonesia, 31 WNA Bangladesh Hendak Bekerja ke Malaysia Melalui Dumai

WNA Bangladesh yang kini diselamatkan di Rudenim Pekanbaru memang berniat akan menyeberang ke Malaysia. Namun terhalang oleh persoalan ini

Manfaatkan Bebas Visa Indonesia, 31 WNA Bangladesh Hendak Bekerja ke Malaysia Melalui Dumai
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sebanyak 31 warga negara asing (WNA) asal Banglades yang terdiri dari 30 orang pria dan 1 wanita ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru, Rabu (8/8/2018). Sebelumnya, warga Bangladesh tersebut diamankan oleh pihak Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai saat sedang bersembunyi di tengah rimbun hutan pesisir Desa Selingsing, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai dan berencana akan menuju ke Malaysia, karena tidak melalui pemeriksaan imigrasi yang sah, pihak Lanal menyerahkan ke Kantor Imigrasi Dumai dan akhirnya dilanjutkan ke Rudenim Pekanbaru. Rencananya para WNA itu akan dideportasi ke negara asalnya. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Saat masuk ke Indonesia, mereka tidak dicurigai akan menyeberang ke Malaysia, karena memiliki pasport dan memiliki tiker perjalanan kembali pulang ke Bangladesh.

Baca: Tertera di LPSE, Perusahaan Ini Pernah Digugurkan sebagai Pemenang Lelang

"Salah satu subjek bebas visa kunjungan, Ini ada syaratnya. Paspor berlaku dan penting punya tiket kembali. Mereka sudah ada tiket kembalinya (saat masuk ke Indonesia,red)," urainya.

Terkait pihak ketiga, orang yang membantu mereka untuk menyeberang ke Malaysia, pihak imigrasi belum mengetahui siapa orang tersebut. Mereka juga tidak bisa menindaklanjuti hal itu, karena bukan domain keimigrasian.

Terhadap ke seluruh WNA Bangladesh ini, pihak imigrasi telah mengkomunikasikannya kepada Kementerian Luar Negeri, dan perwakilan Bangladesh di Indonesia.

Baca: Jelang Pengumuman Cawapres, Mahfud MD Menunggu di Restoran Dekat Pertemuan Jokowi & Pimpinan Parpol

Koordinasi dilakukan untuk rencana pemulangan atau deportasi terhadap mereka. Imigrasi juga berupaya untuk berkomunikasi dengan pihak maskapai. Ini dilakukan guna mengupayakan tiket kepulangan mereka yang sudah kedaluarsa bisa digunakan kembali.

Skenario penggunaan tiket pulang kembali ke Bangladesh bisa dimaksimalkan peluangnya, hanya saja tiket itu dengan rute Jakarta-Dhaka.

Baca: Asus VivoBook Pro N580VD Direkomendasikan Untuk Video Maker

"Sudah kita sampaikan ke Perwakilan Bangladesh. dan koordinasi ke airline agar bisa digunakan kembali tiketnya. Persoalannya tiket jakata (Pekanbaru-Jakarta) tidak ada, makanya kita minta untuk dideportasi dan sekarang sedang koordinasi dengan Bangladesh," tegasnya.

Sebelumnya 31 orang WNA Bangladesh diamankan pihak Lanal Dumai. Mereka ditemukan saat hendak berencana menyeberang ke Malaysia. Selanjutnya Lanal Dumai menyerahkan ke Imigrasi untuk diproses.(*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved