Bengkalis

Hasil Verifikasi KPU Bengkalis 643 Bacaleg Dinyatakan Memenuhi Syarat

Inilah hasil verifikasi dari KPU Bengkalis terkait dengan syarat dari caleg yang maju pada pileg 2019. Ada 643 Bacaleg yang memenuhi syarat

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Rapat Penyampaian hasil Verifikasi Bacaleg di kantor KPU Bengkalis, Kami (9/8/2018) kemarin. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis menyatakan sebanyak 643 Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg) Kabupaten Bengkalis memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti Pemilihan Legeslatif 2019 mendatang setelah di verifikasi oleh pihak KPU Bengkalis.

Baca: 2 Siswa SD di Siak Sukses Bawa Medali OSN di Padang, Bupati Syamsuar: Saya Bangga Sekali

Hasil verifikasi ini disampaikan KPU Bengkalis saat rapat pleno penyampaian hasil verifikasi pada Kamis, (9/8) kemarin.

Rapat Pleno tersebut dipimpin langsung oleh ketua KPU Bengkalis Defitri Akbar dan di dampingi komisioner KPU Bengkalis lainnya. Selain itu juga dihadiri perwakilan enam belas partai politik peserta pemilu 2019.

“Dari l hasil verifikasi, penelitian, kelengkapan dan keabsahan dokumen Bacaleg sampai batas akhir masa perbaikan, terdapat 643 Bacaleg yang dinyatakan MS dan tidak memenuhi syarat 25 Bacaleg,” ungkap Defitri Akbar.

Baca: Insiden Tumpahnya CPO di Perairan Dumai, KSOP Belum Tahu Bentuk Sanksi bagi Perusahaan Ini

Menurut Defitri Akbar Bacaleg yang tidak memenuhi syarat (TMS) ada beberapa penyebabnya. Diantaranya dikarenakan ada yang merupakan mantan narapidana korupsi, kemudian tidak melengkapi syarat pencalonan, seperti tidak melengkapi ijazah SMA, surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.

Untuk mantan narapidana korupsi, pada masa perbaikan tidak dilakukan pergantian oleh partainya, maka dianggap tetap memasukkan dokumen yang sebelumnya, sesuai aturan menjadi Bacaleg TMS. Untuk Bacaleg yang dinyatakan TMS sesuai ketentuan tidak bisa diganti atau melengkapi lagi, karena batas akhir perbaikan berkas sudah berakhir pada tanggal 31 Juli 2018 lalu.

Baca: Harga Minyak Mulai Membaik, PT EMP Janji Tingkatkan CSR Perusahaan

Menurut pria yang akrab disapa Dedek ini, 25 bacaleg yang TMS tersebut, Partai Hanura terbanyak yang Bacaleg yang TMS. "Jumlahnya ada 25 Bacaleg yang dinyatakan TMS berasal dari Partai Hanura 13 Bacaleg, Partai Berkarya 5 bacaleg, Partai Keadilan Persatuan Indonesia 4 Bacaleg, Partai Kebangkitan Bangsa 2 Bacaleg dan Partai Perindo 1 Bacaleg," ungkap Dedek.

Lanjut Dedek, selain tidak melengkapi persyaratan KPU Bengkalis juga menemukan beberapa Partai Politik yang tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan dari setiap daerah pemilihan yang telah ditetapkan. "Ada beberapa parta yang tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan sesuai aturan 30 persen dari jumlah kursi per daerah pemilihan (Dapil). Kekurangan keterwakilan permpuan, kemungkinan karena ada Bacaleg mereka yang dinyatakanTMS," tambahnya.

Baca: Harga Minyak Mulai Membaik, PT EMP Janji Tingkatkan CSR Perusahaan

Setelah penyampaian Bacaleg MS dan TMS ini pihaknya akan melanjutkan taahapan selanjutnya yakni mengundang kembali Parpol melalui Liaison Officer (LO), untuk memperlihatkan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS). “Setelah pengembalian berkas, Insya Allah tanggal 11 Agustus 2018 nantinya, mengundang kembali Parpol melalui LO, untuk memperlihatkan penetapan DCS, kita akan memperlihatkan desainnya. Kemudian akan minta persetujuan Partai Politik, karena mungkin ada beberapa yang akan mereka perbaiki, seperti gelar, nama atau foto yang kurang pas, maka akan dilakukan pergantian seketika,” tambahnya.

Baca: Hasil Babak Pertama PSPS Vs Persis Solo di Liga 2 2018, Skor Sementara 0-0

Tahapan selanjutnya merupakan waktu untuk masyarakat memberikan masukan dan memberikan tanggapan terhadap Bacaleg yang sudah dinyatakan MS ini. Pihak KPU berharap partisipasi masyarakat untuk keberlangsungan tahapan ini yang akan dimulai pada tanggal 12 sampai 21 Agustus 2018.

"Partisipasi masyarakat sangat membantu KPU dalam memberikan informasi dan rekam jejak Bacaleg. Untuk itu kita harapkan masyarakat memberikan masukan terhadap Bacaleg yang akan menjadi DCS ini nantinya," tandasnya.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved