Pekanbaru

Dinilai Tidak Sesuai Lagi dengan Perkembangan Kota, Perda Hiburan Umum Akan Direvisi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2002.

Dinilai Tidak Sesuai Lagi dengan Perkembangan Kota, Perda Hiburan Umum Akan Direvisi
b4networks.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2002, tentang hiburan umum. Salah satu poin yang akan direvisi adalah terkait jam operasional.

Beberapa jenis usaha yang masuk dalam kategori hiburan umun diantaranya adalah bioskop, karoeke, PUB, cafe, video game atau playsation dan billyard.

"Kami melihat memang untuk jam operasional yang tertera di Perda itu sudah tidak cocok lagi, maka kita akan usulkan itu untuk direvisi," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, Rabu (15/8/2018).

Baca: Eks Pelatih PSPS Ini Ditunjuk Jadi Pelatih untuk Porwil

Baca: DPRD Sedang Bahas APBD Murni dan Perubahan, Ini Permintaan LAM Pekanbaru

Dalam Perda Nomor 3 Tahun 2002 dijelaskan untuk jam operasional usaha hiburan hanya dibolehkan buka dari pukul 22.00 Wib. Pihaknya menilai jam operasional tersebut sudah tidak tepat lagi jika diterapkan dengan perkembangan kota Pekanbaru saat ini.

"Sama-sama kita lihat lah, untuk hiburan malam jam segitu baru mulai operasional," imbuhnya.

Saat ditanya kemungkinan perpanjangan jam operasional yang akan diusulkan dari pukul 22.00 Wib bergeser ke pukul berapa setelah direvisi nanti, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab kata Ardiansyah banyak unsur Organiasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat didalam Perda ini. Mulai dari Satpol PP Pekanbaru, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Bagian Hukum.

"Bergeser ke pukul berapa kita belum tau, nanti kita sesuaikan. Karena perda ini kan melibatkan banyak OPD," ujarnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Agus Pramono, menegaskan, sebelum ada produk hukum atau Perda baru yang dikeluarkan, maka Perda yang ada saat ini lah yang berlaku.

Baca: BNN Pusat Diback Up BNNP Riau Tangkap 5 Orang di Rohil Beserta 30 Kg Sabu Diamankan

Baca: Polsek Bukit Raya Bekuk 2 Kawanan Pelaku Curanmor Antar Kota di Riau

Sehingga dalam penegakan Perda, pihaknya masih berpedoman terhadap Perda yang ada saat ini. Meskipun pada kenyataan dilapangan banyak tempat hiburan umum yang buka diatas pukul 22.00 Wib.

"Karena ada beberapa kesepakatan antara pengusaha dengan pemerintah, kita masih memberikan tolerasi. Memang idealnya meraka tutup pukul 02.00 Wib. Dulu waktu Perda itu dibuat perkembangan Pekanbaru belum seperti sekarang. Memang Perda itu perlu direvisi,"katanya.

Meski memberikan tolerasi, namun pihaknya mengaku akan menindak tegas bagi pelaku hiburan umum yang buka hingga dini hari.

"Kalau masih bandel juga, kita akan sikat saja," pungkasnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved