Berita Riau

Pemprov Riau Akan Tunda Bayar Proyek Hingga Rp500 Miliar

Akibat Defisit anggaran Rp1 Triliun disebabkan tidak tercapai PAD dan tunda salur dari pusat.

Pemprov Riau Akan Tunda Bayar Proyek Hingga Rp500 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
rupiah-kurs-dolar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Akibat Defisit anggaran Rp1 Triliun disebabkan tidak tercapai PAD dan tunda salur dari pusat.

Dipastikan proyek tahun ini akan terjadi tunda bayar hingga tahun 2019 mencapai Rp500 Miliar. Demikian hitungan dari Pemprov Riau karena minimnya anggaran saat ini.

Hal ini dikatakan Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi Jumat (17/8), Defisit tidak bisa dihindari lagi dan harus dihadapi maka dampaknya terjadi tunda bayar proyek pada pihak ketiga.

"Kami beri pemahaman tunda bayar ini diperkirakan mencapai 400 sampai 500 Miliar, akibat tunda salur DBH dan tidak tercapainya PAD," ujar Sekda Ahmad Hijazi.

Baca: Jadwal Liga Spanyol Barcelona vs Alaves, Real Madrid vs Getafe, Siaran Langsung SCTV

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lanjut Sekda sudah melakukan komunikasi dengan pihak kontraktor meminta agar dibayarkan pada tahun depan proyek yang dikerjakan tahun ini.

"Sudah berkomunikasi dengan pemenang tender dan juga yang sudah kontrak. Mereka (kontraktor) lanjut saja namun dibayar 2019 mendatang, "ujar Ahmad Hijazi.

Menurut Sekda semua pihak pemenang kontraktor terutama di PUPR semuanya bertekad menyelesaikan kontrak yang sudah dibuat.

"Kita bersyukur pihak kontraktor juga paham dan mau menyelesaikan meskipun tunda bayar hingga 2019," jelasnya.

Sekda menambahkan pihaknya mengaku tidak ingin hal ini terjadi dan berharap semua berjalan dengan normal saja.

Sebagaimana tahun - tahun biasanya terima PAD dan DBH dan bayarkan sesuai dengan ketentuan kepada kontraktor.

Halaman
123
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved