Breaking News:

Asian Game 2018

Asian Games Dimulai, Penanganan dan Antisipasi Karhutla Harus Dimaksimalkan

Seiring dengan mulai berlangsungnya Asian Games, pemerintah daerah diminta untuk memaksimalkan antisipasi Karhutla

Penulis: Alex | Editor: Budi Rahmat
Istimewa
Proses pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Minggu (19/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-  Seiring dengan mulai berlangsungnya Asian Games, pemerintah daerah diminta untuk memaksimalkan antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Muhammad Adil mengatakan, titik api di Riau beberapa waktu belakangan kembali meningkat. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi penyebab terjadinya bencana asap seperti beberapa tahun sebelumnya.

Baca: Lebih dari Satu Pekan 100 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Sungai Sembilan

Dikatakannya, kabut asap yang datang dari Riau, secara otomatis akan merembet ke beberapa provinsi tetangga. Palembang, sebagai salah satu lokasi tempat berlangsungnya Asian Games cukup dekat dengan Riau.

"Saat ini Asian Games sudah mulai dilaksanakan. Jangan sampai terjadi kabut asap lagi di daerah kita, karena kalau kabut asap, maka Palembang akan kena dampaknya, sementara di sana saat ini menjadi tuan rumah untuk Asian Games," kata Adil kepada Tribun, Minggu (19/8/2018).

Baca: Inilah Edgar Xavier Marvelo, Peraih Medal Pertama bagi Kontingen Indonesia

Dikatakan Adil, selama ini upaya dalam pemadaman api yang dilakukan dinilainya masih merupakan hal rutin yang biasa dilakukan stakeholder di Provinsi Riau.

"Kalau perlu titik api harus nihil. Karena jika bencana asap kembali terulang, akan ada banyak hal negatif yang muncul," imbuhnya.

Baca: Inilah Edgar Xavier Marvelo, Peraih Medal Pertama bagi Kontingen Indonesia

Oleh karena itu, menurutnya upaya yang harus dilakukan harus dua kali lipat dari yang biasanya. Jika tidak, masalah kebakaran hutan kali ini tidak hanya akan membawa dampak negatif bagi masyarakat, tapi juga soal nama Riau di negara lain.

"Kita punya tanggung jawab besar, kepada instansi dan pejabat terkait harus sadar, bahwa ini demi kepentingan bersama. Atau kalau perlu, presiden juga harus turin tangan, untuk menekan pejabat berwenang yang bertugas memadamkan api, sehingga api di Riau benar-benar bisa diantisipasi," ujarnya. (ale)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved